Gelaran Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-VII tingkat Kabupaten Lampung Selatan resmi berakhir. Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Selatan, Supriyanto, menutup langsung rangkaian acara ini di Aula Krakatau, Kantor Bupati, Senin (27/4/2026).
Lampung (Netizenku.com): Acara penutupan berlangsung khidmat. Hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Kemenag Lampung Selatan, para kepala perangkat daerah, camat, tokoh agama, serta jajaran pengurus LPTQ.
Dalam arahannya, Supriyanto menegaskan bahwa STQ bukan sekadar rutinitas tahunan atau ajang berburu piala. Lebih dari itu, STQ adalah instrumen strategis untuk memperkuat syiar Islam di Bumi Khagom Mufakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“STQ adalah momentum memperkokoh ukhuwah Islamiyah. Al-Qur’an harus menjadi pedoman hidup utama bagi masyarakat kita,” ujar Supriyanto.
Ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an mampu membangun karakter masyarakat yang religius dan harmonis.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kini fokus pada keberlanjutan prestasi. Para juara STQ ke-VII tidak boleh berpuas diri. Mereka akan menjalani pembinaan intensif untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.
Menurut Supriyanto, hasil STQ ini menjadi indikator keberhasilan pembinaan LPTQ di tingkat kecamatan. Target berikutnya adalah meraih prestasi gemilang pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Lampung.
Penutupan acara ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Berikut adalah beberapa nama yang berhasil meraih podium utama yaitu,
-
Muh. Doni Saputra: Juara Tilawah Qur’an Remaja Putra.
-
Sandi Adi Pratama: Juara Hifzil Qur’an 1 Juz Ma’attilawah Putra.
-
M. Rafi Alfaris: Juara Khottil Qur’an Kaligrafi Kontemporer Putri.
-
Wike Widianti (Katibung): Juara Fahmil Qur’an Grup Putra.
-
Muh. Quraish Shihab (Katibung): Juara Makalah Qur’an Putra.
-
Erika Tantania Assyifa (Tanjung Sari): Juara 500 Hadits Putri.
Pemkab Lampung Selatan menyampaikan apresiasi tinggi kepada dewan hakim dan seluruh ofisial kecamatan. Dengan berakhirnya STQ ke-VII, diharapkan muncul generasi Qur’ani yang mampu menjadi duta terbaik daerah di tingkat nasional. (*)








