Hilirisasi Komoditas, Gubernur Lampung Targetkan Kawasan Industri Way Kanan Beroperasi 2027

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 24 April 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat memperkuat struktur ekonomi daerah melalui hilirisasi. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memacu pengembangan Kawasan Industri Way Kanan yang ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun 2027 mendatang.

Lampung (Netizenku.com): Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmennya untuk mendorong lima kawasan industri di Bumi Ruwa Jurai agar segera beroperasi. Dari kelima titik tersebut, Way Kanan menjadi prioritas karena kesiapan ekosistemnya.

“Kawasan Industri Way Kanan mulai dikerjakan 2027. Di sana sudah ada anchor tenant atau perusahaan manufaktur utama yang akan menggerakkan ekosistem industri,” ujar Mirzani, pada Jumat (24/4/2026).

Baca Juga  DPRD Lampung Cari Solusi Anjloknya Harga Sawit

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Saat ini, kontribusi sektor industri terhadap PDRB Lampung baru menyentuh angka 18 persen. Padahal, potensi nilai komoditas lokal Lampung mencapai Rp150 triliun.

Sayangnya, baru sekitar Rp30 triliun yang telah tersentuh proses hilirisasi. Kehadiran kawasan industri ini diharapkan menjadi solusi agar nilai tambah komoditas lokal tetap berputar di Lampung.

Baca Juga  MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

“Kami memiliki keunggulan infrastruktur pelabuhan yang strategis di Sumatera bagian selatan. Ini modal kuat untuk mendukung ekspor hasil olahan industri kita,” tambahnya.

Pemprov Lampung telah memetakan lima titik strategis dengan fokus industri yang berbeda-beda:

  • Kawasan Industri Way Kanan: Fokus pada sektor agro (pertanian) dengan luas lahan mencapai 4.500 hektare.

  • Kawasan Industri Tanggamus: Kawasan berbasis maritim seluas 1.200 hektare.

  • KAIL II Tanjung Bintang: Pembangunan industri seluas 127 hektare di Lampung Selatan.

  • Kawasan Industri Katibung: Berbasis migas dan petrokimia di lahan seluas 300 hektare.

  • Kawasan Industri Rejosari: Kawasan luas di perbatasan Natar dan Pesawaran (4.000 hektare) yang mencakup tiga desa strategis.

Baca Juga  Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital

Saat ini, tiga dari lima kawasan tersebut sedang dalam tahap studi kelayakan (feasibility study), sementara satu kawasan lainnya telah berhasil menggaet investor. Pemprov pun terus berupaya agar kawasan industri ini bisa naik status menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) guna menarik lebih banyak investasi manufaktur di masa depan. (*)

Berita Terkait

Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat
Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN
Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026
Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital
Bupati Lampung Selatan Dukung Pergantian Kepala BGN, Siap Perkuat Program Makan Bergizi Gratis
ghofur, Pasir Laut Tidak Direkomendasikan untuk Konstruksi Jalan
DPRD Lampung Soroti Rencana Anggaran Rp10 Miliar untuk SMA Siger
Dewan Pendidikan Ajak Publik Awasi SPMB 2026

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:27 WIB

Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:14 WIB

Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:08 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:45 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:25 WIB

Bupati Lampung Selatan Dukung Pergantian Kepala BGN, Siap Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:54 WIB

DPRD Lampung Soroti Rencana Anggaran Rp10 Miliar untuk SMA Siger

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:49 WIB

Dewan Pendidikan Ajak Publik Awasi SPMB 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:14 WIB

Sekber Siber Pantau MBG Menunggu Penertiban BGN di Lampung

Berita Terbaru

Lampung

Lampung Perkuat Sinergi Tingkatkan Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:14 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:08 WIB