PWI dan AMSI Lampung Kirim Manifesto untuk Kemenkeu RI, Minta Afirmasi Pajak Perusahaan Media

Suryani

Jumat, 21 November 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua AMSI Lampung, Hendri Std. Foto: Ist.

Ketua AMSI Lampung, Hendri Std. Foto: Ist.

Ketua PWI, Wirahadikusuma, menggandeng asosiasi konstituen Dewan Pers di Lampung untuk menggalang kesepakatan mendesak pemerintah RI memberi afirmasi pajak terhadap perusahaan pers. Sedangkan Ketua AMSI Lampung, Hendri Std, mempertanyakan keseriusan kepedulian pemerintah terhadap pers Indonesia yang kerap disebut pilar keempat demokrasi itu.

(Netizenku.com): Wirahadikusuma menggambarkan kondisi pers sedang lesu darah belakangan ini. Situasi ekonomi yang tidak kondusif, di tengah efisiensi anggaran pemerintah, makin terasa menghimpit keuangan perusahaan media. Alih-alih ada kepedulian konkrit dari pemerintah, perusahaan media justru masih dibebani tanggungan pajak.

“Situasi demikian bukan hanya dialami media lokal di Lampung. Tapi sudah merata dirasakan di republik ini. Bisa dibilang, kondisi yang membikin sekarat perusahaan pers ini, sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan media seperti tinggal menunggu waktu tercerabut dari eksistensinya. Sebelum itu terjadi, PWI Lampung menginisiasi diskusi ini bersama organisasi perusahaan media yang merupakan konstituen Dewan Pers,” kata Wira, sapaan akrabnya, saat membuka diskusi bertajuk “Pajak Menekan, Media Sulit Bertahan” di Swiss-Belhotel, Jumat (21/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Pemprov Lampung Siap Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lampung Barat
PWI bersama asosiasi konstituen Dewan Pers di Lampung mengirim manifesto untuk Kemenkeu RI, Jumat (21/11/2025). Foto: Ist.

Hadir pada diskusi tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, perwakilan Direktur Jenderal Pajak Bengkulu dan Lampung, perwakilan DPRD, perwakilan Diskominfotik pemprov dan kabupaten/kota. Selanjutnya ketua AMSI, JMSI, SMSI dan SPS Lampung, serta pemilik media dan para jurnalis.

Wira menambahkan, gelaran diskusi ini sebagai bentuk kepedulian konkrit PWI Lampung terhadap nasib anggotanya.

“Jadi ada benang merahnya kenapa PWI ikut ambil bagian pada persoalan ini. Itu karena karyawan perusahaan media mayoritas anggota PWI. Oleh karenanya kami terpanggil ikut berkontribusi mencari solusi, salah satunya dengan meminta pemerintah melakukan afirmasi pajak perusahaan media,” jelasnya.

Sementara Hendri Std, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) wilayah Lampung, menyambut antusias langkah PWI Lampung.

“Bagi kami di AMSI, kondisi ini sudah sangat krusial. Bahkan kami mengusulkan dalam skup lebih luas lagi, No Tax for Knowledge. Dan media bagian dari sumber pengetahuan itu. Buktinya, pers Indonesia diminta turut aktif mencerdaskan kehidupan bangsa. Dan tanggung jawab itu tidak dititipkan secara khusus pada industri lain,” kata Hendri saat menyampaikan pandangannya, seraya menegaskan betapa pentingnya pers bagi bangsa dan negara.

Baca Juga  Pemprov Lampung Bangun Jalan Jabung–Maringgai Sepanjang 6,2 Km

“Tapi, sudahlah diberi kewajiban yang tidak bisa dibilang enteng, untuk ikut aktif mencerdaskan kehidupan bangsa. Lalu masih juga digaung-gaungkan sebagai pilar keempat demokrasi, namun tidak ada timbal balik insentif dari pemerintah untuk industri pers. Bahkan besaran pungutan pajaknya pun disamakan dengan industri lain. Dalam hal ini pemerintah seperti memberlakukan standar ganda,” papar Hendri.

Namun demikian, ia menggaris bawahi, bahwa manifesto afirmasi pajak perusahaan media yang akan diajukan, tidak lantas memosisikan perusahaan media sedang mengemis belas kasihan dari pemerintah.

“Kami tidak sedang mengemis, tidak pula minta dikasihani. Perusahaan pers hanya meminta pemerintah bersikap adil. Kalau memang dianggap sebagai pilar keempat demokrasi mengapa ada perbedaan apresiasi dibanding eksekutif, legislatif dan yudikatif,” urainya.

Kalau saat pandemi Covid-19, sambung Hendri, pemerintah mampu memberi insentif terhadap perusahaan dan pekerja pers, mengapa sekarang tidak.

“Padahal kondisi perusahaan pers saat ini sama kritisnya dengan saat pandemi, kalau tidak mau disebut justru lebih parah. Atau jangan-jangan karena memang tidak ada niatan dari pemerintah untuk bersikap adil dan peduli terhadap nasib pers Indonesia dan jurnalisme berkualitas,” tegasnya.

Baca Juga  DPRD Lampung Tekankan Pentingnya Mengembalikan Fungsi Hutan Register

Di bagian lain, Ardiansyah selaku Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Lampung menilai, munculnya persoalan besar pajak bagi industri pers saat ini karena telah terjadi perubahan besar.

“Kalau dulu, saat media cetak masih berjaya, income perusahaan masih baik-baik saja, persoalan pajak bukan menjadi perkara besar. Tapi ketika terjadi perubahan besar, ada disrupsi digital, bisnis media mendadak nge-drop. Mestinya pemerintah juga melakukan penyesuaian kebijakan terhadap dunia pers. Misalnya di urusan pajak ini. Upaya itu setidaknya dapat mengurangi beban perusahaan media. Sehingga pers tetap dapat melangsungkan jurnalisme berkualitas dan itu penting bagi keberlangsungan demokrasi kita,” ungkap Bang Anca, sapaan wartawan senior ini.

Pada bagian akhir diskusi, ketua PWI Lampung diikuti ketua AMSI, JMSI, SMSI dan SPS membubuhkan tanda tangan pada Manifesto Afirmasi Pajak bagi Perusahaan Pers yang nantinya akan diserahkan ke Kementerian Keuangan serta Dirjen Pajak di Jakarta. (*)

Berita Terkait

Pengendalian PMK Diperkuat, Lampung Genjot Vaksinasi Jelang Iduladha 2026
Lebaran di Ranau, Saat Empat Kampung Menemukan Makna Kebersamaan
Ketua DPRD Lampung Tinjau Pengamanan Malam Takbiran
Pemprov Lampung Perbaiki Lampu Jalan untuk Kelancaran Mudik
DPRD Lampung Dukung Pengungkapan Tambang Emas Ilegal di Way Kanan
Pemprov Lampung Terbitkan SE Larangan Randis untuk Mudik dan Pengendalian Gratifikasi
Munir Gelar Silaturahmi dan Santunan Anak Yatim di Lampung Tengah
Kwarda Lampung Buka Puasa Bersama 50 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:22 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Destinasi Wisata Lokal Saat Libur Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:07 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:00 WIB

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:52 WIB

Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:57 WIB

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Berita Terbaru

Lampung

Ketua DPRD Lampung Tinjau Pengamanan Malam Takbiran

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:03 WIB

PLT Kadis PU-PR Kabupaten Pesawaran, Davit. Foto: Soheh/NK.

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Mar 2026 - 21:03 WIB