FMPB Pesawaran Endus Dugaan Korupsi BKAD

Leni Marlina

Kamis, 25 Juli 2024 - 13:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Harian Forum Masyakat Pesawaran Bersatu (FMPB), Safrudin Tanjung. (Ist/NK)

Ketua Harian Forum Masyakat Pesawaran Bersatu (FMPB), Safrudin Tanjung. (Ist/NK)

Pesawaran (Netizenku.com): Forum Masyakat Pesawaran Bersatu (FMPB) Kabupaten Pesawaran endus adanya dugaan korupsi, pada kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa tahun 2023 oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Kecamatan Gedongtataan, Waylima dan Tegineneng.

Indikasi korupsi ini terbongkar dari kegiatan yang dilakukan di Hotel Asoka Luxuri selama dua hari dari tanggal 14-16 Desember tahun 2023 itu, diketahui dari SPJ yang dilaporkan selain banyak yang di markup juga ada indikasi beberapa aktivitas yang fiktif.

“Kegiatan yang dimotori BKAD ini jelas jadi ajang bancakan para panitia BKAD dengan mencari keuntungan bermodus pelatihan,” ungkap Ketua Harian FMPB, Safrudin Tanjung, Kamis (25/7/2024).

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Tanjung dari kegiatan yang dilakukan dari kita untuk kita ini, tejadi markup anggaran sewa hotel, pembelian kaos, dan honor peserta dan fiktif pada pembelian tas dan modul peserta.

“Kita lihat di pelaporan SPJ, itu tidak masuk akal masa iya anggaran untuk sewa kamar di Hotel Asoka Luxuri dengan paket fullboard meeting selama dua hari untuk 92 peserta, mengabiskan anggaran sebesar Rp Rp115.200.000 dan untuk seragam peserta sebesar Rp13.800.000. Sedangkan kita tahu dan kita sudah cek untuk sewa hotel dan harga kaos itu tidak mungkin menghabiskan anggaran sebesar itu,” jelas Tanjung.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Yang parahnya lagi ungkap Tanjung, untuk kegiatan pembelian modul dan pembelian tas peserta. Meskipun dianggarkan, namun para peserta mengaku tidak pernah menerimanya.

“Untuk transpot saja itu BKAD menganggarkan Rp250.000 per orang, akan tetapi para peserta hanya menerima Rp150.000, sedangkan untuk pembelian modul yang kita tahu di SPJ tertera Rp13.125.000 dan pembelian tas peserta sebasar Rp13.800.00, itu mereka para peserta tidak pernah menerimanya. Artinya diduga anggaran itu fiktif,” ungkap Tanjung.

Baca Juga  NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik

Maka untuk itu, karena ini menyangkut penggunaan uang negara, tegas Tanjung, terkait persoalan ini pihaknya akan segera melaporkannya ke pihak Aparat Penegak Hukum.

“Ini kita lihat sudah ada indikasi korupsi. Maka kita (FMPB), dalam waktu dekat ini akan melaporkan ke APH dengan harapan dapat ditindak lanjuti,” ucapnya. (Soheh)

Berita Terkait

NasDem Pesawaran Bagikan 22 Ribu Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik
Warga Bernung Keluhkan Bau Limbah Dapur MBG Dekat Permukiman dan Musala
Pemkab Pesawaran Gelar FGD Penyusunan ADEM
Tekan Stunting, Pemkab Pesawaran Sosialisasikan Perencanaan Keluarga
Rakor Kades, Bupati Pesawaran Tekankan Respons Cepat dan Optimalisasi PBB
Ground Breaking Jalan Pesisir Pesawaran Dimulai, Akses Wisata Ditargetkan Lebih Lancar
BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026
Bimtek Posyandu di Pesawaran, Perkuat Sinergi Layanan Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Rabu, 30 September 2026 - 22:10 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 16:03 WIB

Marindo Lantik Djohan Lius sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 15:36 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan PPID dan Pemanfaatan Media Sosial untuk Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru