Kadis BMBK Anggap Tudingan Rosim Nyerupa Tanpa Dasar

Luki Pratama

Selasa, 7 Mei 2024 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas BMBK Lampung, Taufiqullah, ketika menjelaskan kepada awak media. Foto: Arsip Luki.

Kepala Dinas BMBK Lampung, Taufiqullah, ketika menjelaskan kepada awak media. Foto: Arsip Luki.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Taufiqullah, menepis tudingan Rosim Nyerupa yang menuduh dana Instruksi Presiden (Inpres) tahun 2024 akan digunakan untuk membangun daerah asal gubernur dan kepala dinas.

Tudingan tersebut dianggap tidak berdasar dan dapat menimbulkan perpecahan antardaerah.

“Pernyataannya tersebut tidak berdasar,” jelas Taufiqullah saat ditemui di Kantor Dinas BMBK, Bandarlampung, Senin (6/5)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga dibuat heran dengan tudingan Rosim Nyerupa lantaran dana Inpres tahun 2024 untuk Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai belum terealisasi. Pengajuan dana Inpres baru ditandatangani oleh Gubernur Arinal pada (27/12/2023) dan masih dalam proses usulan.

Baca Juga  Anak Sekolah Terdampak, DPRD Lampung Soroti Jembatan Putus di Way Pengubuan

Bahkan, terang dia, nilai anggaran Inpres yang disepakati oleh pusat untuk Provinsi Lampung belum diketahui oleh Taufiqullah.

“Saya aja kaget kok dia bisa bicara begitu, apa dia tau dari pusat. Kalau tidak percaya tanyakan saja ke Ibu Susan selalu Kepala BPJN,” terangnya.

Pemerintah pusat pun, urai dia, belum tentu menyetujui seluruh usulan yang telah diajukan pihaknya.

Namun mereka, sambung Taufiq, mempertimbangkan potensi nilai ekonomi ketika dana Inpres tersebut dikucurkan pada ruas jalan di wilayah yang telah diajukan.

“Itu ada perhitungannya dari pusat. Jalan di ruas Bandar Jaya-Mandala pun kami ajakan pada nomor 5. Kok bisa dia menganggap malah dialihkan,” urai dia.

Baca Juga  Soroti PAD Mandek, DPRD Lampung Desak Pembenahan Pajak dan Aset Daerah

Pada dasarnya, imbuhnya, ia menginginkan semua daerah yang ada di Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai memiliki jalan yang bagus.

Lantaran hal tersebut dapat mendompleng nilai ekonomi pada daerah Lampung. Namun, terangnya, keterbatasan anggaran membuat pihaknya memprioritaskan daerah yang memiliki potensi nilai ekonomi terlebih dahulu.

“Jadi jangan tuduh BMBK tidur, kami pikirkan, hanya saja karena keterbatasan anggaran jadi Kita prioritaskan daerah yang memiliki potensi ekonomi tinggi. Seperti jalan-jalan di pasar maupun tempat wisata,” kata Taufiq.

Kepala BMBK Lampung ketika menjelaskan capaian infrastruktur yang telah ia dikerjakan.

Menurutnya pernyataan Rosim Nyerupa dapat menyebabkan perpecahan antardaerah lantaran menggiring opini yang tidak benar.

Apalagi, sambung dia, ia juga menuduh anggaran Inpres dialihkan untuk membangun jalan di Kabupaten Way Kanan yang merupakan daerah Gubernur Arinal dan dialihkan pula ke kampungnya.

Baca Juga  Loloskan 12 Ribu Siswa, Hasil SPMB SMA Unggul Lampung 2026 Resmi Rilis

“Bagaimana jika warga Way Kanan melihat? Apa tidak sakit mereka nanti? Padahal anggaran Inpres yang diajukan pun masih dalam proses usulan,” tutupnya.

Sebelumnya, ramai di media sosial Instagram yang dipublikasi di Instagram Dilampung, pria bernama Rosim Nyerupa menuduh anggaran perbaikan jalan Bandar Jaya-Mandala digeser untuk perbaikan jalan yang wilayah lain.

Rosim Nyerupa menuding anggaran Inpres tahun 2024 dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Membangun infrastruktur jalan di Kabupaten Way Kanan yang merupakan kampung Gubernur Arinal dan dialihkan pula di Kabupaten Tanggamus yang merupakan kediaman Kepala BMBK Provinsi Lampung, Taufiqullah. (Luki) 

 

 

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen
Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung
Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB