Pemprov Terapkan Digitalisasi Pembayaran Program Smart Village Gunakan QRIS

Redaksi

Rabu, 15 September 2021 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku): Setelah diresmikannya Desa Mart oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Kampung Wates Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (14/8) kemarin.

Kini Pemprov Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung menerapkan digitalisasi pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

“Ini merupakan hasil kerjasama antara Dinas PMDT Lampung, Bank Indonesia, Bumdes dan salah satu penyelenggara QRIS yaitu DANA.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut, Kepala Dinas PMDT Lampung, Zaidirina mengatakan QRIS merupakan salah satu inisiatif Bank Indonesia untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional. Mengapa demikian? Karena situasi PPKM saat ini mengharuskan kita untuk mencari media yang tidak harus menghubungkan/kontak secara langsung dan itu hanya dapat difasilitasi melalui digitalisasi QRIS yang dapat dilakukan tanpa kontak fisik, “kata dia Rabu (15/8).

Baca Juga  Pangdam XXI/RI Tinjau Pembangunan KDKMP di Lampung Barat

Sementara Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Tony Noor Tjahjono, mengemukakan bahwa “QRIS bukan aplikasi, QRIS adalah fitur di dalam aplikasi pembayaran yang terhubung kepada sumber dana seperti aplikasi mobile banking milik bank dan aplikasi mobile payment milik non bank salah satunya DANA, ” ujarnya

Tony menambahkan bahwa sebelum adanya QRIS, di sisi pedagang banyak berjejer QR Code dari banyak penyelenggara OR, namun dengan adanya QRIS, pedagang hanya cukup memajang 1 QR Code saja yaitu QRIS yang dapat dipindai melalui aplikasi pembayaran mobile banking atau mobile payment apa saja.

Baca Juga  Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Pembayaran melalul kanal pembayaran QRIS juga dapat dilakukan tanpa tatap muka dengan pedagang atau dinamakan “QRIS TANPA TATAP MUKA (TTM).

“QRIS TTM ini dapat digunakan tanpa harus ada pertemuan fisik antara pelanggan dan pedagang. QRIS dikirimkan oleh pedagang kepada pelanggan melalui aplikasi messaging, kemudian di disimpan di gallery oleh pelanggan dan dipindai pelanggan melalul aplikasi mobile banking maupun mobile payment non bank,”, papar dia.

Baca Juga  Massa AMAL MBG Gelar Aksi di Tugu Adipura, Desak Program MBG Tetap Dilanjutkan

Oleh sebab itu, penerapan QRIS diharapkan dapat menjadi solusi efektif di masa pandemi. Berdasarkan data secara nasional, merchant QRIS posisi per tanggal 10 September 2021 adalah sebanyak + 10 juta merchant dimana di Provjinsi Lampung Jumlah merchant QRIS telah mencapai164.038 atau nalk hampir 90% dari posisi akhir tahun 2020,” tutup Tony. (rls)

Berita Terkait

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026
Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global
Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0
Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam
DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027
Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026
Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB