Deni Ribowo Sesalkan Arogansi Satpam RSUD Abdul Moeloek

Redaksi

Selasa, 7 September 2021 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo. Foto: Dokumentasi

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Deni Ribowo. Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): DPRD Provinsi Lampung kembali menyoroti pelayanan publik di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) milik Pemerintah Provinsi Lampung.

Seorang nenek penjual air panas di RSUDAM, Lasmi (50), warga Kelurahan Penengahan, Kecamatan Kedaton, Bandarlampung, diduga menjadi korban pemukulan oknum satuan pengamanan (Satpam) setempat pada Selasa (7/9).

Peristiwa tersebut mengundang keprihatinan anggota Komisi V DPRD Lampung, Deni Ribowo.

Baca Juga  DPRD Lampung Sesuaikan APBD Perubahan 2026, Prioritaskan Program Unggulan dan Efisiensi Belanja

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya ikut prihatin dan sebaiknya RSUD Abdul Moeloek segera melakukan perbaikan sistem. Kemudian untuk pelaku ini saya minta segera dinonaktifkan dahulu karena ini sudah masuk proses hukum,” kata dia dalam pesan suara WhatsApp yang diterima Netizenku, Selasa (7/9) malam.

Korban pemukulan, nenek Lasmi, di hari yang sama sudah melaporkan tindak kekerasan yang dialaminya ke Polresta Bandarlampung.

Baca Juga  Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick

“Biarkan lah pihak yang berwenang melakukan penanganan. Kepada pihak RS ini menjadi sebuah evaluasi bagaimana tetap melayani masyarakat secara humanis,” ujar Deni Ribowo.

Ke depan, untuk menghindari peristiwa serupa terulang kembali, Deni Ribowo berjanji Komisi V DPRD Lampung akan melakukan pengawasan terhadap proses pelayanan yang ada di RSUD Abdul Moeloek.

“Tentu Komisi V juga akan terus melakukan pengawasan, RSUD Abdul Moeloek adalah rumah sakit andalan masyarakat Lampung. Masyarakat yang berobat ke sana jangan sampai mengalami tekanan atau semacam intimidasi karena petugas yang arogan,” tutup politisi Partai Demokrat ini. (Josua)

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Investasi Bioetanol Berujung pada Kesejahteraan Petani

Berita Terkait

203 Titik Hotspot Terdeteksi, Karang Taruna Desa Diminta Waspada Karhutla
Kebakaran Berulang di Way Kambas, Komisi II DPRD Lampung Dorong Pencegahan Diperkuat
BPBD Lampung Siap Bantu Korban Gempa NTT
Atap Rapuh, Mimpi Anak Way Kanan Tak Boleh Runtuh
Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual
Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata
Pengusaha Jambi Laporkan Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Rp465 Juta ke Polda Lampung
Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB