DPRD Lampung Dorong Investasi Bioetanol Berujung pada Kesejahteraan Petani

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penetapan Provinsi Lampung sebagai proyek percontohan sekaligus pusat pengembangan ekosistem bioetanol nasional mendapat dukungan dari DPRD Provinsi Lampung. Investasi di sektor bioetanol dinilai menjadi peluang strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

Lampung (Netizenku.com): Sebagai pusat pengembangan bioetanol nasional, Lampung diproyeksikan mendukung penerapan mandatori campuran bioetanol 10 persen (E10) pada bahan bakar. Fasilitas yang akan dibangun ditargetkan mampu memproduksi sekitar 240.000 hingga 250.000 kiloliter bioetanol per tahun atau sekitar 10 persen dari total kebutuhan bioetanol nasional.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, mengatakan pihaknya menyambut baik masuknya investasi, baik dari pemerintah pusat maupun swasta, khususnya di sektor industri bioetanol.

Baca Juga  RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, industri tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan sektor pertanian karena membutuhkan bahan baku seperti singkong, tebu, dan komoditas lain yang menjadi unggulan Provinsi Lampung.

“Investasi, baik dari swasta maupun pemerintah pusat di Provinsi Lampung, khususnya yang berkaitan dengan industri seperti bioetanol, tentu kita sambut dengan baik. Industri tersebut membutuhkan bahan baku seperti singkong, tebu, dan komoditas lainnya yang semuanya tersedia di Provinsi Lampung,” ujar Basuki, Selasa (21/7/2026).

Ia berharap kehadiran industri bioetanol mampu meningkatkan permintaan terhadap komoditas pertanian sehingga berdampak pada perbaikan harga jual dan peningkatan pendapatan petani.

“Harapannya, dengan adanya investasi ini, harga komoditas petani menjadi semakin baik sehingga kesejahteraan mereka juga meningkat,” katanya.

Baca Juga  Jihan Nurlela Dorong Kesetaraan Akses Layanan bagi Penyandang Disabilitas

Terkait kesiapan pasokan bahan baku, Basuki meyakini setiap investasi berskala besar yang masuk ke Lampung telah melalui kajian komprehensif, termasuk terkait ketersediaan bahan baku.

“Kalau soal pasokan bahan baku, nanti bisa kita cek lebih lanjut kepada dinas terkait. Namun saya yakin setiap investasi besar yang masuk ke Provinsi Lampung, termasuk pembangunan pabrik, tentu sudah melalui kajian yang matang. Tidak mungkin ada investasi besar jika pasokan bahan bakunya tidak tersedia,” jelasnya.

Basuki menegaskan, tantangan utama bukan hanya menghadirkan investasi, tetapi memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh petani. Karena itu, organisasi perangkat daerah (OPD) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota diminta mengawal proses hilirisasi agar memberikan nilai tambah bagi komoditas lokal.

Baca Juga  Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

“Yang paling penting saat ini adalah OPD terkait, baik pemerintah kabupaten/kota maupun Pemerintah Provinsi Lampung, memastikan para petani benar-benar bisa sejahtera. Kesejahteraan itu harus diwujudkan melalui hilirisasi yang dilakukan pemerintah maupun pihak swasta yang berinvestasi di Provinsi Lampung,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengembangan industri bioetanol di Lampung tidak hanya menjadi bagian dari upaya mendukung transisi energi nasional, tetapi juga harus menjadi momentum memperkuat sektor pertanian, meningkatkan daya saing komoditas lokal, serta menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya para petani. (*)

 

Berita Terkait

Razia Kendaraan di Lampung Sasar Kelengkapan STNK dan Pajak
Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober
Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi
Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan
HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran
Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional
Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang
Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:24 WIB

HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Pemprov Lampung Targetkan Groundbreaking Kawasan Industri Katibung pada 2027

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa

Senin, 19 Okt 2026 - 19:11 WIB