Seorang Petani Datarlebuay Ditemukan Meninggal di Gubuk

Redaksi

Rabu, 25 Agustus 2021 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Airnaningan (Netizenku.com): Seorang petani bernama Nurwahid (56) ditemukan warga telah meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di salah satu gubuk, di Dusun Limbangan Baru, Pekon Datarlebuay, Kecamatan Airnaningan, Kabupaten Tanggamus, Selasa (24/8) sore.

Atas peristiwa tersebut, Polsek Pulaupanggung Polres Tanggamus bersama pihak medis Puskesmas Airnaningan mendatangi TKP guna melakukan identifikasi, dan mengevakuasi korban yang berKTP di Pekon Kutadalom, Kecamatan Gisting tersebut.

Hasil identifikasi dan pemeriksaan medis tidak ditemukan luka baik di bagian kepala, telinga, leher, dada, perut, kaki maupun bagian tubuh lainnya, dan korban yang tinggal sendirian itu telah meninggal lebih dari 24 jam dengan kondisi gubuk sederhana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kapolsek Pulaupanggung, Iptu Musakir, SH., mayat korban ditemukan pertama kali oleh saksi Zaenab (60) yang bertempat tinggal tidak jauh dari gubuk yang ditempati korban.

Baca Juga  PAN Tanggamus Konsolidasi Dini Hadapi Pemilu 2029

“Korban pertama kali dilihat oleh saksi Zaenab, Selasa (24/8) sekitar pukul 14.30 WIB,” kata Iptu Musakir mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Satya Widhy Widharyadi, SIK., Rabu (25/8).

Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Zaenab penemuan itu bermula pukul 14.30 WIB, saat ia hendak memberi makan ternak kambing dan ayam miliknya yang kebetulan berada di dekat gubuk tempat tinggal almarhum.

Setelah selesai memberi makan ternaknya tersebut, saksi sengaja melihat ke gubuk tempat tinggal almarhum dengan cara memanggil, namun setelah beberapa kali tidak ada jawaban sehingga saksi merasa curiga dan langsung melaporkan hal tersebut kepada Sukam selaku Kadus Dusun Kuningansari.

Atas laporan tersebut keduanya langsung kembali ke pondok kebun tersebut untuk memastikan apa yang terjadi pada almarhum, sesampainya di gubuk, keduanya bersama-sama mencoba memanggil kembali namun tetap tidak ada jawaban.

Baca Juga  PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

“Atas hal itu, saksi Sukam melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Pekon Datarlebuay dan mereka membuka pintu gubuk dan mendapati almarhum dalam keadaan sudah meninggal dunia, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pulaupanggung,” jelasnya.

Sambungnya, setelah dilakukan pemeriksaan oleh pihak medis dan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, selanjutnya korban dievakuasi ke Puskesmas Airnaningan guna menunggu keluarganya datang.

Kapolsek mengungkapkan, berdasarkan keterangan menantu almarhum bernama Edi Saputra (30), sekitar sepuluh hari sebelumnya, almarhum memaksa minta diantar ke kebun milik Iwan di Pekon Datarlebuay Kecamatan Airnaningan.

Namun karena almarhum masih dalam keadaan sakit sehingga dilarang untuk pergi ke kebun tersebut. Tetapi karena almarhum terus memaksa sehingga terpaksa diantar oleh Saputra selaku kerabatnya.

Baca Juga  DPRD Tanggamus Setujui LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

Pada saat diantar ke kebun tersebut oleh Saputra, Almarhum masih dalam keadaan sakit dan memiliki riwayat sakit paru-paru dan sakit lambung.

Berdasarkan keterangan medis, korban diperkirakan meninggal sudah lebih dari 24 jam, dan ditubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, sehingga penyebab meninggalnya Almarhum diduga karena sakit yang dideritanya.

“Keluarga sudah mengikhlaskan atas meninggalnya almarhum serta membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi yang ditanda tangani oleh anak kandung lmarhum yang bernama Dimas Aditya,” ungkapnya.

Saat ini jenazah telah diserahkan dan di makamkan oleh keluarganya di Pekon Sidokaton.

“Pemakaman di Pekon Sidokaton karena korban berdomisili di Pekon tersebut,” tandasnya. (Arj/len)

Berita Terkait

PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri
Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD
Baru 15 Dapur MBG di Tanggamus Kantongi PBG
PAN Tanggamus Konsolidasi Dini Hadapi Pemilu 2029
DPRD Tanggamus Setujui LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025
Bupati Tanggamus Klarifikasi Kondisi Sekolah Batu Nyangka
Lantik Kepala Pekon, Bupati Tanggamus, Jangan Coba Coba Salahgunakan Anggaran
136 ASN Tanggamus Ikuti Sumpah dan Kenaikan Pangkat

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:35 WIB

Dua Pemuda Pringsewu Diamankan usai Curi HP

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:33 WIB

Wabup Pringsewu Perkuat Sinergi dengan DMI

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:16 WIB

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:24 WIB

Dua Remaja Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:21 WIB

DPRD Pringsewu Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:19 WIB

Bupati Pringsewu Lantik 36 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kolaborasi

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:58 WIB

Hari Bhayangkara, Polres Pringsewu Perkuat Komitmen Pelayanan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:55 WIB

Satu Abad Podorejo, Wabup Pringsewu Ajak Warga Lestarikan Sejarah

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan

Sabtu, 11 Jul 2026 - 22:14 WIB

Tulang Bawang Barat

Ratusan Peserta Meriahkan Color Run Remind Festival 2026 di Tubaba

Sabtu, 11 Jul 2026 - 22:09 WIB

Lampung

PPM Bandar Lampung Turut Sukseskan Gerakan Radin Inten Asri

Sabtu, 11 Jul 2026 - 13:01 WIB

Tulang Bawang Barat

Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:30 WIB

Tulang Bawang Barat

Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia

Jumat, 10 Jul 2026 - 20:28 WIB