PPKM Darurat, Pasar Pasir Gintung Disemprot Disinfektan

Redaksi

Jumat, 16 Juli 2021 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Ardiansyah, di Pasar Pasir Gintung Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Jumat (15/7). Foto: Netizenku.com

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Ardiansyah, di Pasar Pasir Gintung Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Jumat (15/7). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota Bandarlampung menutup Pasar Pasir Gintung Kecamatan Tanjungkarang Pusat dan melakukan penyemprotan disinfektan pada Jumat (16/7) pagi.

Penutupan sementara ini untuk memaksimalkan penyemprotan disinfektan setelah sehari sebelumnya, Kamis (15/7), ditemukan beberapa pedagang terkonfirmasi positif Covid-19 usai dilakukan tes swab antigen di tempat.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung Ardiansyah mengatakan penyemprotan hanya dilakukan satu hari dan besok pedagang Pasar Pasir Gintung sudah bisa buka lagi.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin Bu Wali Kota dan Forkopimda kemari. Diambil sampel untuk tes swab antigen ternyata ada beberapa yang reaktif. Satu hari ini ada 3 kali akan kita semprot. Kita minta para pedagang (tutup) hanya satu hari saja kita lakukan penyemprotan ini,” kata Ardiansyah.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Forkopimda melakukan sidak protokol kesehatan mengingat Pasar Pasir Gintung merupakan pasar tradisional yang menjual kebutuhan sehari-hari yang dapat beroperasi hingga pukul 20.00 Wib dengan pembatasan kapasitas pengunjung 50% dari daya tampung pasar.

Hal ini sesuai Instruksi Wali Kota Bandarlampung Nomor 4 Tahun 2021 terkait pelaksanaan PPKM Darurat di kota setempat, 12-20 Juli 2021.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Ardiansyah berharap masyarakat dapat memahami instruksi tersebut demi menjaga keselamatan bersama, baik pedagang maupun pembeli.

“Kita kasih pengertian, ini untuk kepentingan mereka juga, kalau mereka kena virus Covid-19 ini mereka bisa menularkan ke pedagang lain atau pembeli. Dan kalau mereka pulang ke rumah, mereka akan membawa virus itu ke keluarga di rumah,” ujar dia. (Josua)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:45 WIB

SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:53 WIB

Jihan Nurlela Lantik Mabicab dan Kwarcab Pramuka Mesuji, Dorong Peran Strategis Pemuda

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:47 WIB

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:27 WIB

Menunggu Evaluasi Kemendagri, Perda WIUP Lampung Siap Atur Pertambangan Rakyat

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:08 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SAKIP dan Zona Integritas 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:45 WIB

Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:25 WIB

Bupati Lampung Selatan Dukung Pergantian Kepala BGN, Siap Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:56 WIB

ghofur, Pasir Laut Tidak Direkomendasikan untuk Konstruksi Jalan

Berita Terbaru

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB

Jejak Dadan Cs di MBG Lampung.(Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 13:17 WIB