Sempat Bungkam, Jubir Satgas Benarkan Sekda Tanggamus Terpapar Covid-19

Redaksi

Senin, 26 April 2021 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus (Netizenku.com): Meski sempat bungkam dan menghindar, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanggamus, dr Eka Priyanto, akhirnya buka suara dan membenarkan jika Sekretaris Daerah setempat, Drs Hamid Heriansyah Lubis, M.Si. dinyatakan terpapar Covid-19. Setelah dilakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) antigen dan hasilnya reaktif.

Awalnya awak media cukup kesulitan untuk mendapatkan konfirmasi resmi terkait kondisi BE 8 V ini. Sebab banyak pihak terkait awalnya bungkam dengan kabar ini. Namun, setelah melakukan berbagai upaya mengumpulkan keterangan dari berbagai sumber yang dapat dipercaya, akhirnya mulai diperoleh titik terang dengan buka suaranya Jubir Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Tanggamus.

Melalui pesan WhatsApp pada Senin (26/4) pukul 14.49 WIB, Eka Priyanto membenarkan kondisi Sekda Tanggamus yang reaktif setelah dilakukan RDT antigen. Kendati saat dikonfirmasi sehari sebelumnya Minggu (25/4/2021) malam, ia mengaku sama sekali belum menerima laporan resmi ataupun info terkait hal ini.

Baca Juga  Banyak Ruas Jalan di Kotaagung Rusak, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkab Tanggamus

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Iya benar pak. Pak Sekda (Tanggamus) terpapar Covid-19 dengan pemeriksaan RDT antigen reaktif,\” ketik Eka Priyanto lewat pesan WhatsApp.

Pada pesan berikutnya, dia menerangkan secara singkat kronologis apa yang dirasakan Sekda Tanggamus hingga dinyatakan reaktif. Keluhan awal terkait kondisi kesehatannya, menurut Eka Priyanto, disampaikan sekda pada Minggu (25/4/2021).

\”Tanggal 25 April 2021, merasa ada keluhan. Beliau meminta ke Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus untuk dilakukan pemeriksaan. Oleh tim kesehatan dilakukan pemeriksaan RDT antigen dengan hasil RDT antigen reaktif. Karena bergejala ringan, beliau dilakukan isolasi mandiri di rumah. Dengan mengedepankan protokol kesehatan untuk menghindari penularan lebih meluas,\” tulis Eka Priyanto.

Baca Juga  Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus

Langkah-langkah yang dilakukan tim kesehatan Kabupaten Tanggamus, dia menyebutkan, melalukan tracing kontak erat dan disinfeksi di lingkungan kerja Sekda Tanggamus.

Ketika ditanya lebih lanjut bagaimana dengan Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus yang satu atap kantor dengan Sekda, Eka menjawab bahwa tracing kontak erat juga telah dilakukan RDT antigen.

\”Alhamdulillah hasil tracing kontak erat dengan pemeriksaan RDT antigen, hasilnya non-reaktif pak,\” sebut Eka Priyanto.

Terkait dari mana asal Sekda Tanggamus bisa terpapar Covid-19, Eka Priyanto menerangkan bahwa selama 14 hari sebelumnya, sekda tidak melakukan perjalanan dari/ke wilayah zona merah.

Disisilain, ada peristiwa yang cukup menarik untuk diulas di balik kabar reaktifnya Sekda Tanggamus. Pasalnya, sebagian besar insan pers yang bertugas di kabupaten setempat sempat kesulitan mendapatkan keterangan resmi terkait kondisi sekda. Sebab muncul kesan \”keran\” informasi yang biasanya cepat terbuka, seakan ditutup rapat agar tidak bocor.

Baca Juga  FBKOP Tanggamus Desak Transparansi Anggaran Publikasi Advertorial

Padahal biasanya, jika yang positif atau reaktif Covid-19 adalah masyarakat awam, pers rilis resmi dari Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanggamus begitu cepat tersebar. Namun, ketika yang dinyatakan reaktif adalah seorang sekretaris daerah, semua pihak mendadak bungkam.

\”Padahal seharusnya tim Satgas kabupaten berlaku objektif. Nggak boleh pilih kasih seperti itu. Masyarakat Tanggamus juga berhak tahu bagaimana kondisi para pejabatnya. Atau minimal kondisi terkini kabupatennya. Jika akses informasi bagi jurnalis dipersulit, lantas bagaimana masyarakat bisa mendapatkan informasi terkini. Tetapi untunglah akhirnya Eka Priyanto memberikan keterangan resmi. Meskipun tidak ada pers rilis seperti biasanya,\” ujar salah seorang jurnalis senior di kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama ini. (Arj/len)

Berita Terkait

Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus
Banyak Ruas Jalan di Kotaagung Rusak, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkab Tanggamus
Sekcam Kota Agung Timur Kukuhkan 9 Anggota BHP Kampung Baru
FBKOP Tanggamus Desak Transparansi Anggaran Publikasi Advertorial
Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia
Polres Tanggamus Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Berencana di Pugung
Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Kakon Atar Lebar Diciduk Tipikor Polres Tanggamus
Belanja Advertorial DPRD Tanggamus 2025 Dipastikan Tidak Dicairkan

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:22 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Destinasi Wisata Lokal Saat Libur Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:07 WIB

Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:00 WIB

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:52 WIB

Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:57 WIB

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Berita Terbaru

Lampung

Ketua DPRD Lampung Tinjau Pengamanan Malam Takbiran

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:03 WIB

PLT Kadis PU-PR Kabupaten Pesawaran, Davit. Foto: Soheh/NK.

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Mar 2026 - 21:03 WIB