Pemilu 2024 Pakai TI yang Terintegrasi Dalam Web Satu Data

Redaksi

Selasa, 16 Maret 2021 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simulasi Aplikasi Sirekap di Sekretariat KPU Bandarlampung. Foto: Netizenku.com

Simulasi Aplikasi Sirekap di Sekretariat KPU Bandarlampung. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, KPU RI akan menerapkan penggunaan teknologi informasi (TI) sebagai alat dukung.

TI yang telah digunakan pada setiap tahapan pemilihan akan diintegrasikan dalam satu web data seperti Sirekap, Sidalih, Sipol, Sidapil, Sidakam, Silon, Silog.

Pelaksana Tugas Ketua KPU RI, Ilham Saputra, mengatakan diperlukan adanya dasar peraturan UU yang memayungi penggunaan berbagai aplikasi TI yang digunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat antara Komisi II DPR RI dengan Kementerian Dalam Negeri, KPU RI, Bawaslu RI, DKPP tentang Persiapan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, Senin (15/3).

\”Dalam rangka mewujudkan digitalisasi Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, KPU telah menyiapkan Peraturan KPU tentang Master Plan TI KPU RI Tahun 2021-2025,\” kata Ilham Saputra.

Tahapan pembangunan atau pengembangan setiap aplikasi, baik untuk Pemilu maupun Pemilihan Serentak 2024, telah direncanakan dalam setiap tahunnya.

Kemudian KPU juga akan menggunakan Digital Signature untuk menjaga keamanan, kecepatan, dan keabsahan atas hasil dokumen Pemilu dan Pemilihan dari tingkat KPU RI sampai dengan Badan Adhoc (PPK, PPS, KPPS, PPLN, dan KPPSLN).

\”Untuk mendukung digitalisasi Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, dibutuhkan dukungan infrastruktur,\” ujar Ilham.

Di antaranya penguatan Data Center KPU, peningkatan kualitas jaringan di daerah 3T (tertinggal, terluar, terdepan) dengan dukungan dari Pemerintah.

Serta pengadaan alat komunikasi bagi penyelenggara badan Adhoc untuk memudahkan pelaksanaan tahapan kegiatan Pemilu dan Pemilihan.

KPU RI menilai sistem informasi terintegrasi sangat mendesak mengingat terpisahnya setiap Sistem Informasi Pemilu. Sehingga kinerja kurang efisien, kemudian terdapat perbedaan data pada setiap Sistem Informasi, tidak rapinya Infrastruktur TI KPU, dan kurang teraturnya Operator pada masing-masing Sistem Informasi.

Anggota KPU Kota Bandarlampung Divisi Humas dan Teknis, Fery Triatmojo, beberapa waktu lalu mengatakan penggunaan TI dalam tata kelola pemilu menjadi satu hal yang tidak bisa dipisahkan seiring perkembangan revolusi industri 4.0.

\”Teknologi dalam konteks kepemiluan ditempatkan sebagai tools atau alat untuk mendukung hadirnya pemilih yang berintegritas, berkualitas, trasparan, dan juga akuntabel,\” kata Fery.

Di sisi lain, lanjut dia, dalam konteks pemilihan, penggunaan teknologi sangat penting untuk mempermudah kerja penyelenggara, efisiensi, efektifitas dalam penyelenggaraan pemilu dan menghindari kecurangan pemilu. (Josua)

Baca Juga: Sirekap Mengurangi Beban Kerja KPPS di Pemilu Serentak 2024

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB