Pringsewu (Netizenku.com): Kecamatan Gadingrejo mengikuti Musrenbang antar kecamatan Kabupaten Pringsewu secara virtual, bertempat di aula gedung kecamatan setempat, Rabu (17/2).
Dihadiri oleh Camat Gadingrejo, Drs Joko Hermanto. MM., Anggota DPRD Pringsewu, Anton, Bapeda, PMD, perwakilan kepala pekon, Danramil, Kapten Rahmat, perwakilan Kapolsek, Kasium Erwin, perwakilan dari UPT, beserta seluruh staf kecamatan.
Joko Hermanto dalam sambutannya menerangkan bahwa luas Kecamatan Gadingrejo 66 ribu kilometer persegi, terdiri dari 23 pekon perbatasan dengan kabupaten Pesawaran, yang pada tahun 2021 ini ada 11 pekon yang mengadakan pemilihan kepala pekon.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu juga ia menerangkan bahwa Kecamatan Gadingrejo sudah layak dipecah menjadi 2 kecamatan dari 23 pekon tersebut.
\”Keberhasilan suatu pembangunan daerah harus dibuat perencanaan terlebih dahulu, apabila anggaran secara umum di Kabupaten Pringsewu masih serba keterbatasan, sehingga ke depan berharap ada solusi dalam pembangunan, baik dari BUMN maupun dari pusat dan anggaran lain yang sah dalam melaksanakan suatu pembangunan tersebut,\” ujarnya
Kepala Bapenda, Padoli, secara virtual di tempat berbeda mengatakan, Musrenbang kecamatan ini diadakan menurut peraturan perundang-undangan, untuk itu wajib diadakan, karena masih dalam keadaan Covid-19 sehingga di adakan secara virtual.
Padoli juga menerangkan untuk Musrenbang sekarang seluruh usulan dari setiap kecamatan bisa melalui aplikasi sistem informasi pembangunan daerah, karena hal tersebut bisa di akses oleh semua pihak dan mudah memantaunya.
\”Karena RPJMD pembangunan 2022 adalah bentuk RPJMD yang terakhir di masa jabatan Bupati, Sujadi, dan Wakil Bupati, H.Fauzi, yang akan berakhir pada tahun tersebut, sehingga kita harus fokus dalam RPJMD untuk pembangunan tersebut. Maka usulan-usulan harus hal yang pioritas, agar usulan tersebut akan dicermati untuk pembangunan 2022,\” terangnya.
Sementara, Anton dalam kesempatan tersebut mengapresiasi segala prioritas yang diusulkan oleh pekon ke kecamatan, akan tetapi ke depan juga perlu dikomunikasikan, dengan masing-masing OPD, terkait program sehingga hasil Musrenbang menjadi program di setiap OPD tersebut.
Dia juga menambahkan jalan ABC yang ada di Kecamatan Gadingrejo adalah akses jalan untuk para ASN pulang/pergi kerja ke Kabupaten Pringsewu. Sehingga harapan besar jalan dilintasi tersebut harus masuk dalam rencana Musrenbang 2022.
Ia menambahkan banjir Pekon Parerejo, Kecamatan Gadingrejo juga harus diprioritaskan, karena bila curah hujan besar di wilayah Pesawaran tidak tertampung sehingga bila volume air besar maka akan terjadi banjir, maka perlu jadi pemikiran agar pembuangan air bisa stabil.
\”Adapun anggaran suatu daerah tidak bisa melaksanakan semua pembangunan tersebut karena keterbatasan anggaran, agar hasil Musrenbang bisa ditindak lanjuti, maka ke depan masing-masing OPD terkait, harus sering mengunjungi mitra OPD di pusat maupun di kementerian, hal tersebut agar bisa mengatasi pembangunan walaupun PAD yang terbatas,\” ungkap Anton. (Rz/len)








