Wanawisata Cegah Penyusutan Luas Hutan Lampung

Redaksi

Kamis, 5 November 2020 - 02:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Ir Yanyan Ruchyansyah MSi. Foto: Netizenku.com

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Ir Yanyan Ruchyansyah MSi. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi Lampung, saat ini, berupaya mengembangkan potensi wisata alam hutan, khususnya di Gunung Rajabasa Lampung Selatan.

Gunung Rajabasa dinilai layak untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata karena memiliki beberapa spot yang menarik seperti Air Terjun Way Kalam, Air Panas Way Belerang, Air Terjun Way Tayas, Air Terjun Curug Pengantin/Cijuet, dan Teropong Kota Kalianda.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Ir Yanyan Ruchyansyah MSi mengatakan kehutanan seperti Hutan Register 3 Gunung Rajabasa mempunyai banyak potensi wisata tetapi belum cukup digali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara masyarakat setempat sudah mulai memanfaatkan potensi kawasan hutan lindung sebagai tempat wisata, di samping berkebun.

\”Saya kira ini saatnya kita mulai untuk mengangkat potensi itu sehingga memberi manfaat. Udaranya terasa segar sekali, sehingga itu bisa dijadikan salah satu destinasi wisata yang bisa mengembalikan kebugaran, istilahnya forest healing, kita mencoba untuk mengolah dan mengembangkan itu,\” kata Yanyan di Teropong Kota Kalianda, Rabu (4/11) sore.

Dia menilai manfaat hutan akan tetap terjaga, karena masyarakat memiliki kesadaran kalau hutan rusak maka air terjun juga ikut rusak.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

\”Dengan demikian hutannya bisa kita pertahankan bahkan kita tingkatkan supaya lebih baik, debit air naik dan stabil saat musim hujan dan kemarau,\” ujar dia.

Pada Rabu (4/11), Dinas Kehutanan Lampung menggandeng sejumlah komunitas penggiat pariwisata dan awak media melakukan test tour di kawasan hutan Gunung Rajabasa dengan harapan mendapatkan masukan terkait hal apa yang kurang dan harus diperbaiki.

\"Wanawisata

Salah satu penggiat pariwisata Lampung, Ansori Djausal, mengatakan para pelaku usaha pariwisata diminta oleh Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim untuk menyiapkan ekowisata berbasis kehutanan atau wanawisata.

\”Dan di lapangan hari ini kita punya beberapa hal yang sangat menarik untuk kita perhatikan,\” kata Ansori.

Dia menjelaskan, Kalianda memiliki hutan yang bagus sekali ditambah masyarakat bawah di tingkat desa atau pekon, sudah menyadari akan pentingnya hutan bagi kesejahteraan warga.

\”Buktinya dana desa, jalan beton dibangun dengan dana desa, mereka berani secara terencana untuk membangun akses atau fasilitas. Akses merupakan salah satu persyaratan utama, walaupun bagus, kalau tidak bisa sampai buat apa,\” ujar dia.

Baca Juga  Imelda Dorong Kepastian Usaha Peternak Telur

Untuk wanawisata Air Terjun Way Kalam, pada hari libur, jumlah pengunjung bisa mencapai 200 orang perhari. Selain membayar harga tiket masuk, pengunjung juga bisa membeli bemacam-macam kebutuhan.

\”Hal yang lain adalah Dinas Kehutanan sudah lebih membuka diri dengan memanfaatkan potensi hutan sebagai obyek wisata,\” kata Ansori.

Untuk meningkatkan jumlah pengunjung hingga ribuan, lanjut dia, tentu harus memiliki perencanaan yan baik.

\”Untuk mengantisipasi luas hutan Lampung yang saat ini hanya 28 persen dari luas wilayah, para pengunjung akan diajak untuk menanam pohon,\” ujar dia.

Misal pengunjung membeli tiket masuk seharga Rp10 ribu, Rp5 ribu dari harga tiket bisa digunakan untuk penghijauan.

\”Atau ada kegiatan, di beberapa atau satu tempat, pengunjung bisa untuk menanam pohon atas nama dia,\” katanya.

Ketika pengunjung menanam pohon yang jenisnya kuat dan dapat hidup lama, dia datang tahun depan masih bisa melihat lagi pohon itu. Sehingga ada rasa saling terkait satu sama lain.

Baca Juga  Gubernur Lampung Ikuti Upacara Detik Detik Proklamasi Secara Virtual

Ansori mendukung penuh gerakan wanawisata berbasis masyarakat seperti pernah disampaikan Chusnunia Chalim.

\”Kita harus punya target untuk menaikkan pariwisata lokal ke tingkat nasional. Karena industri sumber perekonomian yang tidak berpolusi itu adalah pariwisata,\” ujanya.

Hal yang paling memberatkan bagi para penggiat wisata adalah apabila masyarakatnya tidak bisa menerima. \”Kalau bisa menerima, kita bisa bikin target.\”

Dia mencontohkan, di Lampung, destinasi pariwisata seperti Pantai Mutun, Sari Ringgung, Teluk Kiluan, dan Tanjung Setia, ada enggak investor besar?

\”Saya tidak anti investor, tapi jangan dia masuk masyarakat tidak kebagian, kayak di Bali semua pantai diborong asing. Makanya kita dorong wanawisata berbasis masyarakat agar mereka lebih dulu mendapatkan manfaatnya,\” pungkas dia.

Kegiatan Dinas Kehutanan Lampung bersama sejumlah komunitas ini merupakan agenda Festival Kehutanan Lampung Tahun 2020 yang telah dihelat sejak 2-4 November kemarin dengan mengusung tema “Greener Lampung, Greener Tomorrow for Sustainability and Prosperity\”. (Josua)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Komitmen Selesaikan Konflik Agraria yang Berlarut-larut
Gubernur Lampung Minta Pemerintah Pusat Percepat Penataan HGU dan Hutan Register
DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi
Lampung Mulai Bangun Ekosistem Bioetanol untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen
Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi
Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:11 WIB

Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak

Jumat, 11 September 2026 - 15:04 WIB

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selasa, 8 September 2026 - 12:25 WIB

32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 19:14 WIB

Mendes PDT Soroti Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri di Lampung Selatan

Minggu, 6 September 2026 - 18:38 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Revitalisasi Sekolah dan Penyelesaian Status Guru PPPK

Minggu, 6 September 2026 - 18:21 WIB

Komisi X DPR RI Dorong Pemerataan Sarana Pendidikan melalui Program Revitalisasi Sekolah

Minggu, 6 September 2026 - 18:18 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Meningkat, Pemkab Lampung Selatan Siapkan Langkah Antisipasi

Minggu, 6 September 2026 - 18:16 WIB

Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berita Terbaru