Proyek Jembatan Paket 4 Area Genangan Waduk Way Sekampung Dimulai

Redaksi

Senin, 14 September 2020 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Pekerjaan proyek jembatan paket 4 yang merupakan bagian dari pembangunan Bendungan Way Sekampung, di Kabupaten Pringsewu mulai dilaksanakan.

Hal tersebut ditandai dengan digelarnya doa bersama dan prosesi pemotongan tumpeng oleh Bupati Pringsewu, H Sujadi, di Pekon Fajarbaru, Kecamatan Pagelaran Utara, Minggu (13/9).

Jembatan yang akan dibangun ini merupakan jembatan pengganti dari jembatan yang sudah ada sebelumnya, yang menjadi penghubung antara Kecamatan Pagelaran dengan Pagelaran Utara, namun dengan ukuran lebih panjang dari jembatan sebelumnya yakni mencapai 340 meter, lokasi jembatan lama tersebut merupakan bagian dari lahan yang akan menjadi area genangan Waduk Way Sekampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sujadi dalam sambutannya, pada acara yang dihadiri jajaran PT Waskita Karya, diantaranya Sulton, Bambang Irwantoro selaku pelaksana teknis proyek, serta Akbar selaku pihak konsultan, juga Plt Kadis PUPR, Imam Santiko, camat Pagelaran dan Pagelaran Utara, serta tokoh masyarakat dan agama setempat, mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan tugas bersejarah karena akan membuat suatu bangunan yang belum pernah ada, walaupun merupakan bagian dari proyek pembangunan bendungan Way Sekampung, yakni berupa pembuatan ulang jembatan.

Baca Juga  Upacara HUT ke-17, Pringsewu Teguhkan Komitmen Menuju Daerah Makmur

Karena itu, bupati berharap pelaksanaan pembangunan jembatan, mulai dari perencanaan hingga selesai serta sampai pemanfaatannya nanti tidak ada halangan apapun.

Lebih lanjut dikatakan Sujadi, bahwa dua kecamatan, Pagelaran dan Pagelaran Utara, dahulunya adalah satu, yang kemudian dimekarkan menjadi dua kecamatan.

\”Dulu ke dua wilayah ini dihubungkan dengan getek (rakit.). Kemudian dibangun jembatan pada saat pemerintahan pak Bupati Dulhadi (Bupati Lampung Selatan pada saat itu, red.), dan pemborongnya bernama Udo Fikri. Saya waktu itu sebagai guru ngaji, kenal dengan pemborongnya, karena sering diminta tolong untuk membacakan doa. Dan bagus sampai sekarang tidak pernah ada halangan satu apapun,\” katanya.

Baca Juga  KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu 

Sujadi juga berpesan kepada pelaksana pembangunan jembatan agar tidak main-main dengan jembatan tersebut, serta tidak dikorupsi dan dikurangi setengah milipun volumenya. Sebab, jika nanti sampai dilakukan, tentunya akan mengurangi kualitas, dan dikhawatirkan akan membahayakan baik bagi orang lain maupun bagi diri sendiri.

Untuk itu, ia meminta semua yang berkaitan dengan pelaksanaan, baik teknis, barang yang dipasang dan bahkan waktunya, betul-betul disesuaikan dengan perencanaan, atau yang dikenal dengan istilah 100-0-100, yakni 100% benar dalam perencanaan, 0% kesalahan, serta 100% benar dalam laporan pertanggungjawaban.

\”Kalau itu sudah dilaksanakan oleh semuanya, maka jembatan ini akan menjadi jembatan yang paling baik bahkan terpanjang. Ini merupakan pembangunan fisik maupun non fisik. Pembangunan non fisiknya adalah pembangunan hati kita semuanya, dan dalam bahasa Al-Quran jembatan adalah shiroth,\” ujarnya.

Baca Juga  Pekan Kedua Ramadan, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Pada kesempatan tersebut, Sujadi juga menyampaikan bahwa saat ini sedang dibangun SPAM Way Pagasan, yang pemanfaatan airnya bukan hanya untuk Kecamatan Pagelaran Utara namun juga Kecamatan Pagelaran.

Kaitan ini, lanjut bupati, di bawah konstruksi jembatan tersebut nanti agar disiapkan juga untuk pemasangan pipa air yang akan mengalirkan air bersih, atau air minum dari Way Pagasan hingga ke Kecamatan Pagelaran.

\”Saya minta nanti di jembatan ini agar dipasang lampu. Agar ada inovasi yang bagus, sehingga dengan jembatan yang baru nanti, akan menjadi semangat baru untuk meningkatkan keramaian, ramai dunianya ramai pula ibadahnya,\” tutupnya. (Rz/leni)

Berita Terkait

Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pasar Malam, Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak
Wabup Pringsewu Sidak Gedung Walet Berbau Menyengat, 30 Karung Bangkai Kelelawar Dievakuasi
Bupati Pringsewu Takziah ke Keluarga PMI Meninggal di Malaysia, Salurkan Bantuan
Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Bertutur, Perkuat Budaya Literasi Anak
KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu 
Polisi Serahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan
Bupati Pringsewu Canangkan Desa Cantik
Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Sicantiks

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:45 WIB

Swadaya Warga Perbaiki Jalan, DPRD Lampung Minta Pemda Lamteng Bertindak Serius

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 12:49 WIB

Kunjungan Tembus 27 Juta, Lampung Perkuat Sektor Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Berita Terbaru

MBG menumbuhkan ekosistem ekonomi lokal.(Ilustrasi: ist)

Celoteh

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Kamis, 23 Apr 2026 - 08:59 WIB