Tak Puas Penjelasan Sekda, DPRD Tubaba akan Panggil SKPD

Redaksi

Selasa, 30 Juni 2020 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Tidak puas dengan penjelasan Sekda, DPRD Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) akan memanggil lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di kabupaten setempat yang menjalankan kegiatan refocussing dan realokasi anggaran pencegahan dan penanganan virus Corona atau Covid-19.

Lima SKPD tersebut yakni, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Koperindag, dan Dinas Pertanian.

\”Hari ini kita telah hearing bersama TAPD yang diketuai sekda, terkait penggunaan dana refocussing dan realokasi anggaran pencegahan dan penanganan Covid-19 di Tubaba. Nah, yang terserap dan yang masih tersisa memang sudah dijelaskan oleh pak Herwan Sahri,\” ungkap Ketua DPRD Tubaba, Ponco Nugroho, ST, kepada Netizenku.com, Selasa (30/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Bupati-Wabup Tubaba Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden

Menurutnya, hasil penjabaran sekda dalam hearing tersebut, hasil refocussing kegiatan sampai dengan Juni 2020 sekitar Rp10,4 miliar untuk penanganan kesehatan sekitar Rp1,5 miliar (DAK) belum terserap, penyedia jaring pengaman sosial sekitar Rp8,7 miliar belum terserap, dan penanganan dampak ekonomi Rp167 juta sudah terserap sekitar Rp66 juta.

Sementara untuk hasil realokasi anggaran senilai Rp30,9 miliar untuk penanganan kesehatan sekitar Rp4,5 miliar sudah terserap sekitar Rp3,4 miliar, penyediaan jaring pengaman sosial sekitar Rp23,7 miliar sudah terserap sekitar Rp7,5 miliar, dan dana penanganan dampak ekonomi sekitar Rp2,5 miliar sudah terserap sekitar Rp1,5 miliar. Sehingga jumlah keseluruhan anggaran yang sudah terserap sekitar Rp12,6 miliar dan masih tersisa dari pagu anggaran sekitar Rp18,3 miliar.

Baca Juga  Bapenda Tubaba Genjot PAD 2026 Lewat Digitalisasi dan Jemput Bola

\”Penjabaran sekda ini diterima jajaran tim Badan Anggaran (Banang) DPRD Tubaba. Akan tetapi untuk lebih mengetahui penggunaan secara detail seperti apa, sebagai fungsi pengawasan, DPRD akan memanggil lima SKPD pengguna dana Covid-19 ini,\” tuturnya.

Dia menambahkan, untuk pemanggilan 5 SKPD tersebut akan dilakukan pada pekan depan, sekretariat DPRD terlebih dahulu menyurati 5 kepala SKPD terkait agar hadir dan tidak berwakil.

\”Kita hearingkan pekan depan, memang kami sudah mendapatkan penjelasan dari sekda selaku ketua TAPD, tapikan teknisnya SKPD yang menjalankan, jadi kami mau dengarkan langsung penggunaan anggaran tersebut dari mereka,\” tutupnya.

Herwan Sahri membenarkan bahwa DPRD Tubaba tengah mempertanyakan penggunaan dana refoccusing Covid-19, dari dana yang telah dianggarkan pemerintah daerah hasil realokasi dana APBD tahun 2020 dari tiap OPD hingga senilai Rp30,9 miliar.

Baca Juga  Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan

\”Ya, mereka mempertanyakan dana refoccusing dan realokasi, jadi berapa dana yang sudah terealisasi, berapa yang belum, kemudian alokasinya ke mana saja secara detail. Dan itu sudah kita sampaikan dengan DPRD dalam hearing,\” kata dia kepada Netizenku.com di gedung DPRD, Selasa (30/6).

Menurutnya, dana refoccusing dan realokasi dari senilai Rp30,9 miliar hingga saat ini masih tersisa sekitar Rp18 miliar. Dana yang sudah digunakan untuk penanganan dan penanggulangan Covid-19 di Tubaba sekitar Rp12 miliar.

Dalam hearing tersebut Sekda didampingi Kepala Bappeda, Nopriwan Jaya, BPKAD, Kepala BPPRD, Nahkoda, asisten I, II, dan III, Kepala Bagian Hukum, Sofyan Nur, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Barmawi.(Arie/Len)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB