Bapenda Tubaba Genjot PAD 2026 Lewat Digitalisasi dan Jemput Bola

Arie

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, mengintensifkan berbagai strategi untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2026 sebesar Rp59,88 miliar.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Hingga 31 Juli 2026, realisasi PAD telah mencapai Rp27,22 miliar atau 45,46 persen. Untuk mengejar sisa target, Bapenda memperkuat digitalisasi pembayaran pajak, memperbarui data objek pajak, serta melakukan penagihan secara jemput bola.

Kepala Bapenda Tubaba Ainuddin Salam didampingi Kabid Evaluasi Pengendalian dan Pelaporan Bapenda Tubaba, Denny Maulice, mengatakan pemutakhiran data menjadi salah satu kunci meningkatkan penerimaan daerah.

Baca Juga  Temui Masyarakat Adat Buay Bulan, Wabup Tubaba: Perjuangan Hak Harus Lewat Jalur Hukum

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Data yang ditemukan di lapangan belum seluruhnya sesuai dengan database yang dimiliki pemerintah daerah,” kata Ainuddin, Kamis (13/8/2026).

Karena itu, Bapenda terus turun ke lapangan untuk memastikan data objek pajak sesuai kondisi sebenarnya. Langkah ini diharapkan membuat potensi penerimaan dapat dipetakan dan ditagih secara lebih optimal.

Di sisi pelayanan, pembayaran pajak juga terus diarahkan ke sistem non-tunai melalui QRIS, mobile banking, e-commerce, hingga minimarket. Namun, Bapenda mengakui literasi digital dan infrastruktur yang belum merata masih menjadi tantangan.

Baca Juga  Damkar Tubaba Jinakkan Api di Lahan Gambut Tol Way Kenanga

“Dari total PAD yang terealisasi, penerimaan pajak daerah mencapai Rp22,54 miliar atau 45,44 persen dari target Rp49,61 miliar. Retribusi daerah mencapai Rp4,65 miliar atau 45,28 persen dari target Rp10,27 miliar,” ungkapnya.

Menurutnya, sejumlah sektor telah mencatat capaian tinggi. Pajak Air Tanah terealisasi 69,81 persen, PBJT 55,21 persen, sedangkan opsen pajak mencapai 61,78 persen.

Namun, beberapa sektor masih perlu digenjot, terutama PBB-P2 yang baru mencapai Rp2,33 miliar atau 15,90 persen dari target Rp14,70 miliar.

Baca Juga  PAD Tubaba Tembus Rp27,22 Miliar, Baru 45,46 Persen dari Target 2026

Ainuddin tetap optimistis target PAD 2026 dapat tercapai, bahkan berpeluang melampaui target. Optimalisasi penerimaan akan dilakukan secara berkelanjutan melalui perluasan layanan digital, pemutakhiran data, dan pengawasan langsung di lapangan.

“Secara keseluruhan PAD Tubaba saat ini telah mencapai 45,46 persen, pajak daerah 45,44 persen, dan retribusi daerah 45,28 persen. Kita optimis target dapat tercapai bahkan melampaui,” pungkasnya.(*)

Editor : Arie

Berita Terkait

Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna
Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

Kamis, 24 September 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Dorong Petani Lampung Kembangkan Pupuk Hayati Secara Mandiri

Kamis, 24 September 2026 - 20:52 WIB

Pemprov Lampung Tindaklanjuti Aspirasi PPRL soal Konflik Agraria

Kamis, 24 September 2026 - 20:30 WIB

Gubernur Mirza Launching Perlindungan Jamsostek bagi 98.809 Pekerja Rentan di Lampung

Kamis, 24 September 2026 - 19:46 WIB

Lampung Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Regional Sumatera dalam Pengendalian Inflasi

Berita Terbaru

Lampung Selatan

ASDP Bakauheni Dukung Pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:42 WIB

Lampung

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Jumat, 25 Sep 2026 - 15:50 WIB