Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Capaian inflasi Provinsi Lampung sebesar 0,41 persen pada September 2026 mendapat apresiasi dari Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Mikdar Ilyas.

Lampung (Netizenku.com): Mikdar menilai capaian tersebut menunjukkan adanya upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat. Ia menyebut capaian inflasi rendah tersebut tidak terlepas dari berbagai kebijakan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal.

“Ini tentunya patut kita berikan penghargaan yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi Lampung, terutama kepada Gubernur. Capaian inflasi rendah ini bukan terjadi secara kebetulan, tetapi merupakan hasil dari berbagai kebijakan dan regulasi yang dijalankan,” kata Mikdar, Kamis (8/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian dalam pengendalian inflasi adalah ketersediaan dan stabilitas harga pangan, khususnya beras.

Mikdar menilai kebijakan pemerintah yang melarang gabah dibawa keluar daerah turut membantu menjaga ketersediaan bahan baku beras di Lampung sehingga pasokan tetap terjaga dan harga lebih terkendali.

Baca Juga  BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

“Dengan ketersediaan pangan, terutama beras, yang tetap terjaga, daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok juga dapat dipertahankan,” ujarnya.

Ia mengatakan pengendalian inflasi tidak cukup hanya dilakukan dengan menjaga harga barang. Pemerintah juga perlu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Dalam hal ini, perbaikan infrastruktur jalan provinsi dinilai menjadi salah satu faktor penting. Infrastruktur yang semakin baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian sekaligus menekan biaya angkutan.

“Kalau jalan rusak, otomatis ongkos keluar-masuk barang menjadi lebih tinggi dan distribusi terhambat. Ketika jalan baik, distribusi hasil pertanian lebih lancar dan biaya angkut bisa ditekan,” jelasnya.

Selain infrastruktur, Mikdar mengapresiasi sejumlah program pemerintah yang menyasar sektor pertanian, seperti bantuan pupuk cair gratis, bibit jagung hingga alat pertanian.

Baca Juga  Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan APBD 2026

Program tersebut, kata dia, dapat membantu menekan biaya produksi sekaligus meningkatkan produktivitas petani, baik dari sisi kuantitas, bobot maupun nilai jual hasil pertanian.

“Kalau biaya produksi bisa ditekan dan hasil produksi meningkat, maka pendapatan petani juga akan meningkat. Ini yang harus terus kita dorong,” tegasnya.

Mikdar menilai capaian inflasi September menjadi sinyal positif bagi perekonomian Lampung. Terlebih, Lampung selama ini kerap menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas harga.

Karena itu, ia berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai angka statistik bulanan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kebijakan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kita tentu bukan hanya inflasinya rendah, tetapi pendapatan masyarakat juga meningkat. Terutama petani. Ketika biaya hidup stabil dan pendapatan meningkat, setelah kebutuhan sehari-hari, pendidikan dan kesehatan terpenuhi, masyarakat masih memiliki sisa untuk ditabung,” katanya.

Menurut Mikdar, kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sekaligus menyisihkan pendapatan untuk ditabung merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan. Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memiliki ruang untuk mempersiapkan masa depan.

Baca Juga  Gubernur Lampung Dorong ASITA Travel Fair 2026 Perkuat Konektivitas Wisata Lampung-Malaysia

Ia juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian tersebut. Setiap kebijakan yang telah berjalan harus terus dievaluasi untuk memastikan efektivitasnya di lapangan.

“OPD terkait harus terus bekerja, mengevaluasi apa yang menjadi hambatan dan apa yang perlu diperbaiki. Jangan sampai regulasi bagus di atas kertas, tetapi penerapannya di lapangan tidak maksimal,” pungkasnya.

Mikdar menegaskan DPRD Provinsi Lampung akan terus mendukung kebijakan pemerintah daerah yang mampu menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Ini capaian yang patut kita syukuri dan dukung. Tetapi yang lebih penting, bagaimana keberhasilan ini bisa berkelanjutan dan semakin banyak kebijakan yang benar-benar meningkatkan pendapatan masyarakat Lampung,” tandasnya.

Berita Terkait

DPRD Lampung Apresiasi Langkah Mirza Majukan Sektor Pertanian Lampung
Gubernur Lampung Lantik M. Galang Putra Rahman sebagai Wakil Bupati Way Kanan
Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit
Pemprov Lampung Matangkan Persiapan PORNAS KORPRI XVIII 2027, Target Pertahankan Peringkat Kedelapan
PWI Lampung Tekuk PKS FC 9-4 dalam Laga Persahabatan
BPN Verifikasi Ulang Lahan Way Dadi, Pemprov Lampung Siapkan Skema Penyelesaian
Jihan Nurlela Dorong UMKM Lampung Tembus Pasar Ekspor Lewat Penguatan Ekosistem Usaha
Pemprov Lampung Bidik Mulang Maya Jadi Agenda Wisata Provinsi 2027

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:33 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Langkah Mirza Majukan Sektor Pertanian Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Gubernur Lampung Lantik M. Galang Putra Rahman sebagai Wakil Bupati Way Kanan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:23 WIB

PWI Lampung Tekuk PKS FC 9-4 dalam Laga Persahabatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:37 WIB

BPN Verifikasi Ulang Lahan Way Dadi, Pemprov Lampung Siapkan Skema Penyelesaian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Jihan Nurlela Dorong UMKM Lampung Tembus Pasar Ekspor Lewat Penguatan Ekosistem Usaha

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Pemprov Lampung Bidik Mulang Maya Jadi Agenda Wisata Provinsi 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Mukhlis Basri Minta Mahasiswa Tetap Kritis Mengawal Demokrasi

Berita Terbaru