Pengaruh Online dan Arisan, Omzet Penjualan Kambing Qurban Diprediksi Menurun

Redaksi

Rabu, 24 Juli 2019 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Menjelang Hari Raya Idul Adha, stok hewan qurban di Kota Bandarlampung masih aman. Akan tetapi, mengingat dunia maya kian melesat, hal tersebut berpengaruh pada perdagangan hewan qurban yang perlahan beranjak ke Sistem Online dan Arisan.

Kendati demikian, omzet pedagang qurban di tahun 2019 diperkirakan menurun. Hal itu dapat disimpulkan pada pantauan di sejumlah tempat penjual kambing qurban.

Salah satunya Roni, penjual qurban di wilayah tengah Kota Bandarlampung, tepatnya di jalan Cut Nyak Dien ini mengungkapkan, target dan prediksi penjualan hewan di tahun 2019 ini belum dapat dipastikan. Sebab diperbandingkan pada tahun lalu minat masyarakat dinilai menurun.

Baca Juga  Pemkot Benahi Halte dan JPO, Pengelola Diminta Bergerak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kalau tahun ini belum pasti, belum ketahuan, kan orang nanya juga masih satu dua, kalau tahun kemarin satu bulan sebelum hari H, sudah banyak yang tanya.\” ungkapnya, Rabu (24/7).

Roni juga mengungkapkan, di tahun kemarin, dirinya menjual lebih dari 200 ekor kambing. Sementara dalam waktu kurang dari dua Minggu menuju hari raya Idul Adha, Roni telah berhasil menjual sedikitnya sekitar 20 ekor.

Baca Juga  Bunda Eva Tinjau MBG, Pastikan Makanan Layak dan Berkualitas

\”Tahun ini belum ada pesanan sama sekali. Kalau tahun kemarin setengah bulan sedikitnya 20 ekor sudah keluar. Biasanya sekarang-sekarang ini sudah ada yang pesan.\” jelasnya.

Ditanya apakah berpengaruh pada sistem penjualan daging qurban, menurut Roni berpengaruh. Namun ia menjelaskan perdagangan via onlinr terkadang tidak sesuai, terutama pada barang.

\”Sebenernya berpengaruh, tapi aslinya online sama beli langsung lebih enak beli langsung. Kalau online kan belum tentu sesuai dengan gambar barangnya. Kalau di sini kan lihat langsung terus DP.\” kata dia.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Terkait harga, untuk saat ini harga kambing jenis kambing Jawa berumur minimal dua tahun. Dengan Biasanya hasil daging bersih yang berkisar 15 kilogram saat ini dibandrol dengan Harga Rp 2 juta sampai Rp2,5 juta.

\”Biasanya kalau sudah Deket-deket akan mulai naik. Paling naik sekitar 200-309 ribu. Itu antar tempat, tapi kalo keluar kotamadya ongkos kirim pribadi.\” terangnya. (Adi)

Berita Terkait

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:23 WIB

Ombudsman Nilai Pelayanan RSUD Pringsewu

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB