1000 Lilin Perlawanan Tolak Politik Uang di Pilgub Lampung

Redaksi

Jumat, 6 Juli 2018 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Sebagai bentuk perlawanan praktik politik uang yang diduga terjadi di Pilgub Lampung 27 Juni lalu, sekira puluhan masa dari Posko Demokrasi menggelar aksi 1000 lilin perlawanan.

Koordinator aksi, Abdurrahman mengatakan, aksi 1000 lilin merupakan suatu bentuk perlawanan atas dugaan praktik money politic yang dilakukan paslon nomor 3 Arinal-Nunik yang diduga disokong oleh suatu kekuatan bernama korporasi.

\”Kami meminta aparat maupun lembaga penyelenggara untuk mengusut tuntas aktor politik uang pada pemilukada Gubernur dan wakil Gubernur, 27 Juni lalu, dan kami berharap aparat dapat menangkap cukong politik uang dan pihak-pihak yang melindungi aktor politik uang,\” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihaknya juga meminta untuk membekukan Bawaslu Lampung jika melakukan pembiaran pelaku politik uang. \”Usir cukong politik uang yang sudah menghancurkan peradaban bumi Tanah Lado, dan lakukan pemilukada ulang,\” tegasnya.

Senada, Heri Usman mengatakan, praktik money politic telah menciderai demokrasi Pilgub yang bermartabat dan seharusnya dapat menghasilkan pemimpin yang benar-benar terpilih bukan karena uang.

\”Kami juga menilai aparat maupun lembaga penyelenggara bekerja pasif, karena hanya mengandalkan laporan dari masyarakat saja terkait politik uang. Seharusnya, sebagai lembaga penyelenggara, Bawaslu maupun Gakkumdu harus bekerja total dengan menelusuri dan menangkap langsung pelaku politik uang,\” imbaunya.

Aksi 1000 lilin perlawanan tersebut ditutup dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh masa yang hadir. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 18:53 WIB

98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi

Jumat, 11 September 2026 - 01:48 WIB

Gubernur Mirza Dorong KDMP Pangkas Rantai Distribusi Beras di Lampung

Jumat, 11 September 2026 - 01:45 WIB

Pemprov Lampung Lepas 57 Kafilah MTQ Nasional XXXI ke Jawa Tengah

Jumat, 11 September 2026 - 01:43 WIB

Pemprov Lampung Gelar Salat Istisqa di Tengah Kemarau dan Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 01:28 WIB

Gubernur Lampung Dukung FGD Nasional Jalan Tol Digelar di Lampung

Kamis, 10 September 2026 - 16:44 WIB

Antrean BBM Solar Hambat Ekonomi Lampung, Budi Hadi Minta Pertamina Tambah Pasokan dan SPBN

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:41 WIB

Lampung Selatan

Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:04 WIB