oleh

Walikota Angkat Bicara Soal Segel Parkir RSUD Abdul Moeloek

Bandarlampung (Netizenku.com): Walikota Bandarlampung, Herman HN, angkat bicara terkait penyegelan terhadap objek parkir Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek (RSUDAM), yang dinilai melecehkan Pemerintah Provinsi Lampung.

Herman HN mengatakan bahwa persoalan pajak ini tidak perlu diributkan. Mengingat pengelolaannya dilakukan oleh pihak ketiga, semestinya hal itu menjadi objek pemasukan daerah.

\”Sudahlah sama-sama Pemerintah kalau dikelola pihak ketiga ya bayar. Jangan urusan kecil-kecil diribut-ributin nah ini yang ruwet,\” ujar Herman, di pemerintahan setempat, Rabu (18/12).

Baca Juga  Hari Sumpah Pemuda, Beli Bright Gas di Lampung Gratis Pertalite Dua Liter

Menanggapi persoalan ini, Herman HN kekeh mengatakan bahwa objek pajak parkir ini merupakan hak Pemerintah Kota Bandarlampung. Dalam hal ini Manajemen RSUDAM seharusnya memberikan kewajiban tersebut kepada pemerintah daerah.

\”Pemerintah sama Pemerintah sudahlah, tapi yang namanya parkir ya bayar. Pajak parkir namanya. Masa urusan kecil gitu diributin. Masa nggak melihat secara luas,\” tegasnya.

Baca Juga  Sidak di Transmart, Pemprov Temukan Produk Tanpa Label Expired

Ia mencontohkan, wilayah DKI Jakarta misalnya, seluruh objek pajak di provinsi tersebut dikelola dengan pemerintah daerah.

\”Yang namanya parkir ya pajak parkir namanya, melek dikit lihat aja di Jakarta. Ini negara, ada aturan. Coba lihat DKI itu mau swalayan kena pajak parkir semua. Karena ini kan bisnis,\” terangnya.

Meski demikian, sejumlah objek parkir di pemerintahan tidak dikenakan pajak. Namun menurut Herman, dengan catatan pengelolaannya tidak dikelola dengan pihak ketiga atau swasta.

Baca Juga  Pura Bhuana Shanti Tanjungsenang Gelar Upacara Mecaru Sambut Nyepi 1943 Caka

\”Tapi kalo kantor gubernur kantor walikota ya enggak,\” tandasnya.

Pada pantauan, manajemen Rumah Sakit Umum Abdoel Moeloek (RSUDAM) Provinsi Lampung, melakukan pelepasan segel yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandarlampung, Rabu (18/12). (Adi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *