Bursa pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Lampung tampaknya makin panas. Persaingan tidak lagi sekadar lobi-lobi di balik layar, melainkan sudah masuk ke ranah pembuktian hitam di atas putih.
Lampung (Netizenku.com): Pada hari terakhir masa pengembalian berkas, Sabtu (20/6), Ketua DPC Partai Demokrat Kota Metro sekaligus Walikota Metro, Bambang Iman Santoso, resmi menyerahkan dokumen pendaftarannya ke Sekretariat Panitia Musda.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa ia tidak main-main untuk merebut kursi nahkoda partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut di Lampung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bambang sengaja memilih hari pemungkas untuk mengembalikan berkas. Bagi sebagian orang, menunda hingga menit-menit terakhir mungkin terkesan mepet. Namun bagi Bambang, ini adalah strategi untuk menunjukkan kesiapan total.
“Hari ini adalah deadline pengembalian berkas pencalonan. Kami ingin menegaskan keseriusan, bukan hanya mengambil berkas, tetapi juga melengkapi seluruh persyaratan yang ditentukan panitia,” ujar Bambang.
Langkah ini ia sebut sebagai bukti komitmennya untuk mengikuti seluruh proses pencalonan Ketua DPD Demokrat Lampung hingga tuntas.
Keinginan Bambang untuk maju jelas bukan modal nekat atau sekadar ikut-ikutan tren politik. Ia adalah potret kader setia yang sudah menemani partai berlogo mercy ini sejak awal berdiri di Bumi Ruwa Jurai. Ia punya ikatan emosional yang kuat dengan dinamika internal partai.
Bambang tahu betul bagaimana rasanya berada di puncak kejayaan Demokrat. Ia juga paham betul rasanya ketika partai sedang diuji.
“Saya bukan kader baru. Saya sudah lama bersama Demokrat sejak awal berdiri di Lampung. Saya pernah merasakan masa kejayaan Demokrat dan ingin mengembalikan kejayaan itu kembali di Provinsi Lampung,” katanya.
Jika nanti diberi amanah memimpin Demokrat Lampung, Bambang sudah menyiapkan target yang cukup ambisius namun, menurutnya, tetap realistis. Fokus utamanya adalah mendongkrak perolehan kursi legislatif di tingkat nasional.
Saat ini, Demokrat Lampung hanya mengirimkan satu wakilnya ke DPR RI. Sebuah angka yang menurut Bambang masih sangat bisa digenjot lebih tinggi lagi pada Pemilu mendatang.
“Kita realistis saja melihat kondisi politik Lampung. Namun saya yakin jika diberi kesempatan memimpin, saya menargetkan minimal menambah kursi DPR RI menjadi dua kursi per dapil,” tegasnya.
Lalu, bagaimana dengan urusan tiket pencalonan? Dalam kontestasi seketat Musda Demokrat, mengantongi dukungan DPC adalah kunci utama agar tidak terjegal di tengah jalan.
Bambang mengklaim urusan administratif dan syarat minimal dukungan sudah aman di kantong. Ia tidak cemas akan kekurangan perahu.
“Syarat minimal 20 persen dukungan atau empat DPC, Insya Allah sudah terpenuhi dan cukup optimis,” pungkasnya.
Kini, bola panas ada di tangan panitia Musda dan DPP. Apakah romantisme kejayaan masa lalu yang ditawarkan Walikota Metro ini mampu meluluhkan hati para pemilik suara? Kita lihat saja nanti. (*)








