Wabup Pringsewu Lampung Buka Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah

Avatar

Senin, 29 Oktober 2018 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Darma/Nk)

(Foto: Darma/Nk)

Pringsewu (Netizenku.com): Wakil Bupati (Wabup) Pringsewu, Lampung, Fauzi, membuka sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) melalui identifikasi resiko, yang signifikan dengan program dan kegiatan 2018 di Hotel Regency, Gadingejo, Senin (29/10/2018).

Kegiatan yang diikuti para kepala dinas, badan, kantor, bagian serta camat di lingkungan Pemkab Pringsewu, Lampung, menghadirkan narasumber John Nasaputra, koordinator pengawasan bidang akuntabilitas pemerintah daerah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung, serta narasumber dari intern Inspektorat Pringsewu.

Baca Juga  Wagub Jihan Nurlela Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Lampung

\”Sosialisasi yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan meningkatkan serta memperkuat pengendalian intern yang sistematis pada organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pringsewu,\” ujar Inspektur Endang Budiati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di samping untuk menumbuhkan pemahaman bagi para pejabat, lanjut dia, juga menambahkan komitmen para pimpinan OPD untuk menyelenggarakan SPIP, sesuai ketentuan dan peraturan yang ada.

Baca Juga  Setahun Kepengurusan IJP Lampung, Dari Solidaritas Menuju Kontribusi

Sementara Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, mengatakan, berdasarkan PP No.60/2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, untuk meningkatkan kapabilitas SPIP diperlukan dukungan dan komitmen dari seluruh pimpinan, baik kementerian, lembaga, pemerintah daerah sebagai share-holder, serta pimpinan APIP.

\”Mengingat ada tiga variabel utama yang mempengaruhi kapabilitas SPIP, yakni aktivitas audit internal, lingkungan organisasi dimana unit audit internal bergabung, dan lingkungan sektor publik di suatu negara atau pemerintahan,\” kata dia.

Baca Juga  Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Fauzi berharap melalui sosialisasi ini dapat memperkuat pengendalian intern yang sistematis pada organisasi perangkat daerah dengan identifikasi resiko yang signifikanm dengan program dan kegiatan.

\”Pemkab Pringsewu melalui Inspektorat sebagai tim assesor self assessment mengharapkan Kabupaten Pringsewu menjadi lebih baik sekaligus mencapai level yang lebih tinggi,\” jelas Fauzi. (darma)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Dua Remaja Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal
DPRD Pringsewu Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Bupati Pringsewu Lantik 36 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kolaborasi
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB