Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Pringsewu di lapangan pemkab setempat, Senin (6/4/2026).
Pringsewu (Netizenku.com): Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, dan diikuti jajaran pemerintah daerah serta berbagai elemen masyarakat.
Dalam rangkaian upacara, Sekretaris Daerah Andi Purwanto membacakan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Pringsewu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Pembukaan UUD 1945 dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Ihsan Hendrawan. Bertindak sebagai Perwira Upacara yakni Kasatpol PP Jahron, pemimpin upacara Suhermadi, serta doa dipimpin Kepala Kementerian Agama Pringsewu Khuzil Afwa Kahuripan.
Dalam amanatnya, Bupati berharap momentum hari jadi ini menjadi sarana introspeksi sekaligus pemacu semangat untuk terus berkarya dalam membangun daerah. Menurutnya, selama 17 tahun berdiri sebagai daerah otonom di Provinsi Lampung, Kabupaten Pringsewu telah mengalami berbagai kemajuan di berbagai sektor pembangunan.
“Seluruh capaian pembangunan bermuara pada satu tujuan, yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat sesuai cita-cita awal pembentukan daerah,” ujarnya.
Mengusung tema “Pringsewu Makmur, SDM Unggul dan Kemandirian Ekonomi Lokal”, Bupati menegaskan pentingnya penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama daya saing daerah.
Ia juga memaparkan sejumlah capaian, di antaranya pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,44% pada awal 2026, peningkatan kualitas pelayanan publik dengan predikat baik hingga tinggi dari Kementerian PAN-RB, serta pembangunan jalan strategis guna mendukung konektivitas wilayah.
Di sektor ekonomi kerakyatan, Kabupaten Pringsewu berhasil mengembangkan industri Mocaf sebagai produk unggulan berbasis hilirisasi singkong. Produksi saat ini telah berjalan di Kecamatan Adiluwih, dengan kapasitas pesanan mencapai 30 ton per bulan.
Selain itu, dalam program nasional percepatan penurunan stunting tahun 2025, Pringsewu masuk dalam 50 kabupaten/kota berkinerja terbaik dari 197 daerah di Indonesia, sebagai bukti komitmen dalam meningkatkan kualitas generasi masa depan.
“Kedepan, kita harus memperkuat ketahanan pangan, menjaga daya beli masyarakat, memitigasi gangguan rantai pasok, serta mendorong hilirisasi industri dan komunikasi publik yang positif,” tambahnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para tokoh dan pihak yang berperan dalam pembentukan Kabupaten Pringsewu, termasuk Panitia Persiapan Pembentukan Kabupaten Pringsewu (P3KP), Pemkab Tanggamus, dan Pemprov Lampung.
Pada kesempatan tersebut, turut diserahkan SK pensiun kepada ASN, penghargaan juara MTQ tingkat Provinsi Lampung, serta penghargaan kepada 20 sekolah Adiwiyata.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Purnayudha Bhakti Keputran serta makam tokoh pejuang daerah, dilanjutkan ramah tamah bersama para eksponen pemekaran daerah dan pameran foto sejarah Kabupaten Pringsewu di Lobi Kantor Bupati.
Upacara ini juga dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pringsewu. (*)








