Tubaba Ancam Tidak Ikut MTQ Provinsi Jika Kabupaten/Kota Masih “Ngebon Kafilah”

Redaksi

Senin, 8 Mei 2023 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), mengancam tidak akan mengikuti lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Lampung pada tahun 2023 sepanjang kabupaten/kota masih bisa ngebon kafilah dari luar.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba, Novriwan Jaya, di ruang kerjanya kepada sejumlah wartawan usai memimpin rapat koordinasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten bersama dengan unsur Kemenag, Baznas, dan forum komunikasi pondok pesantren, Senin (8/5).

Novriwan menegaskan untuk ajang perlombaan MTQ Tahun 2023 ini, pihaknya mengancam tidak akan mengikuti MTQ jika dalam pelaksanaan lomba masih banyak daerah lain yang berbuat curang dengan cara ngebon-ngebon (bayar-bayar pemain dari luar, red).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“MTQ itu adalah kegiatan yang mulia sebagai salah satu sarana dakwah dan syiar Al-Quran, tapi diduga malah banyak yang curang, jadi walau tidak ada yang juara tahun lalu, saya membela peserta kafilah kita yang memang benar-benar asli putra-putri daerah hasil binaan kita,” ucapnya.

Baca Juga  Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas

Novriwan yang juga menjabat Ketua LPTQ Kabupaten Tubaba, menyampaikan bahwa dalam rapat koordinasi tersebut, pihaknya membahas sejumlah program yang harus digerakkan dalam rangka membumikan dan mengembangkan syiar Al-Quran di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

“LPTQ ini fokusnya adalah untuk membumikan Al-Quran di Tubaba, sehingga program pembinaan harus digencarkan. Adapun soal kita mengikuti MTQ itu hanyalah bonus, dan walaupun tahun lalu kita tidak mendapat juara, tidak apa-apa, karena juara itu bukan tujuan utama, melainkan bagaimana kita mensyiarkan Al-Quran,” ungkapnya.

Untuk itu, kata dia, kedepan program LPTQ ini juga akan dibuat model baru, seperti terkait pembinaan dengan melakukan pemerataan di setiap pondok-pondok pesantren, bahkan termasuk di Sekolah-sekolah naungan Dinas Pendidikan, yang peserta didiknya memiliki potensi menjadi kafilah dalam berdakwah untuk mensyiarkan Al Quran.

Baca Juga  Transfer Turun, PAD Naik: Tubaba Rombak Proyeksi APBD Perubahan 2026

“Lihat saja, kita targetkan 5 tahun mendatang Tubaba akan menjadi percontohan dan lumbung kafilah dalam hal syiar Al-Quran. Dan jika program pembinaan LPTQ ini bisa berjalan baik dan berhasil, berapapun anggaran yang diperlukan pasti akan kita upayakan,” tuturnya.

Sementara itu, dikatakan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Tubaba, Nurkholis Majid, bahwa rapat LPTQ yang digelar bertujuan menguatkan dan memfokuskan kembali tupoksi LPTQ, dan bersinergi bersama sejumlah pihak terkait untuk bagaimana caranya menggencarkan syiar dan membumikan Al-Quran di Tubaba.

“Untuk itu, kita akan petakan pondok-pondok pesantren yang bisa bekerjasama dengan LPTQ dan mengadakan MoU bahkan termasuk dengan lembaga-lembaga lainnya. Dalam rapat tadi juga dibahas program jangka pendek seperti persiapan MTQ, jangka menengah seperti dengan menjalin kerjasama-kerjasama, dan jangka panjang yang intinya untuk pembinaan para kafilah Al-Quran,” terangnya.

Baca Juga  Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Ditanya mengenai MTQ Tahun 2023, Nurkholis menerangkan bahwa MTQ kali ini akan dilaksanakan di Kota Bandar Lampung pada bulan September.

“Dalam waktu dekat direncanakan kita akan segera menggelar Seleksi Tilawatil Quran (STQ) untuk persiapan menuju MTQ. Tetapi, mungkin tidak semua cabang yang akan kita kirim, melainkan melihat yang potensi saja dan harus 100 persen putra-putri asli daerah, karena kita mengikuti lomba dan membumingkan Al-Quran ini harus secara jujur, tidak menyewa-nyewa kontingen dari luar,” ucapnya. (Arie/Leni)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB