Tingkatkan Populasi Ternak dengan Pelor S3

Redaksi

Selasa, 3 September 2019 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemkab Tulangbawang Barat akan terus meningkatkan polulasi ternak di kabupaten setempat dengan program Peternak Pelopor Satu Induk Satu Anak Satu Tahun (Pelor S3) pada tahun 2020 mendatang.

Peternakan pelopor ini nantinya tidak lagi menggunakan pendekatan teknologi, tetapi dengan pendekatan sosial di masing-masing tiyuh.

\”Nanti kita bentuk komunitas peternak pelopor di masing-masing tiyuh. Mereka inilah yang nantinya akan mendorong masyarakat dalam meningkatkan populasi ternak Sapi,\” terang Kepala Dinas Peternakan dr H Nazaruddin kepada Netizenku.com, Selasa (3/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peternak pelopor ini, kata dia, merupakan komunitas peternak yang terdiri dari pelaku usaha, pemerhati ternak, orang cakap, dan hobi beternak serta paham dalam meningkatkan produksi ternak yang ada di masing-masing tiyuh.

Baca Juga  Kementerian PUPR Survei Lahan Usulan Sekolah Rakyat di Tubaba

\”Nantinya, peternak pelopor ini bisa mempengaruhi masyarakat lainnya, menjadi tempat percontohan, memberi solusi, dan tempat belajar masyarakat lainnya dalam beternak, sehingga populasi ternak di Tubaba khususnya sapi dapat meningkat,\” terangnya.

Menurut Nazar, untuk menjalankan program ini, pihaknya tengah menggodok draf regulasinya, sehingga program tersebut nantinya dapat dijalankan dengan payung hukum peraturan bupati.

\”Kami tengah menggodok draf program ini, kemudian menyosialisasikan kepada masyarakat, dengan harapan pada tahun 2020 mendatang bisa digulirkan. Kegiatan ini juga tidak akan berjalan tanpa adanya dukungan pimpinan dan masyarakat di kabupaten ini,\” tukasnya.

Dengan program Pelor S3 ini, lanjut Nazar, komunintas peternak pelopor yang juga di dalamnya terdapat kelompok tani dan gapoktan ini bisa mendapatkan bantuan stimulan dari Pemerintah Daerah berupa indukan sapi atau program lainnya yang langsung bersentuhan dengan kegiatan peternakan.

Baca Juga  Joko Kuncoro Resmi Pimpin NasDem Tubaba Periode 2025-2029

Ditanya terkait rencana Pemkab Tubaba untuk meningkatkan populasi ternak sapi tahun 2019 dengan menghibahkan indukan sapi kepada masyarakat di kabupaten setempat dengan alokasi dana senilai Rp1,5 miliar, Nazar mengatakan program tersebut batal dilaksanakan. Bahkan, item program kegiatan tersebut sudah dihapus dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2019 pada Dinas Peternakan.

\”Tidak jadi dilaksanakan, baik pengadaan hibah Sapi senilai Rp1,5 miliar, maupun pengadaan hibah ayam unggul Tubaba senilai Rp1,5 miliar,\” terangnya.

Batalnya pengadaan hibah Sapi lantaran waktu pelaksanaan kegiatan tersebut sudah mepet waktu sehingga tidak akan terkejar. Sebab, pengadaan fisik ternak sangat berbeda dengan pengadaan fisik lainnya.

\”Kalau fisik ternak banyak tahapan yang dilakukan dari turun lapangan, mencari calon petani calon lokasi, dilakukan penilaian, verifikasi, wawancara penerima, menentukan peternak yang akan menerima, dan baru dilakukan pengadaan sapinya oleh pihak ketiga. Jadi, pertimbangannya kalau dilaksanakan melalui APBD Perubahan ini waktunya tidak cukup,\” tukasnya.

Baca Juga  Pemerintah Tiyuh Penumangan Baru Realisasikan Dana Desa 2025

Sehingga pada APBD-P tahun 2019, program tersebut yang akan menggunakan dana senilai Rp3 Miliar sudah kosong (tidak ada) dalam program kegiatan Dinas Peternakan, dan dana tersebut sudah ditata kembali oleh Bappeda dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mendukung program pembangunan lain.

\”Dana Rp3 Miliar itu sudah tidak ada di Dinas Peternakan sejak Perubahan APBD 2019, dan sudah ditata kembali untuk mendukung program pembangunan lain di tahun 2019 ini,\” pungkasnya. (Arie)

Berita Terkait

Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor
Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan
Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan
DPC PDIP Tubaba Gelar Musancab, Target 10 Kursi Pemilu 2029
Joko Kuncoro Resmi Pimpin NasDem Tubaba Periode 2025-2029
Kejari Tubaba Imbau Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat
Pastikan Layanan Merata, Wabup Tubaba Tinjau Pengobatan Gratis Tubaba Q Sehat
Pimpin Apel Bulanan, Sekda Tubaba Tegaskan Penegakan Disiplin ASN

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru