Tingkatkan Kapasitas Penyidik, KPK RI Gelar Pelatihan di Lampung

Redaksi

Senin, 8 Oktober 2018 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar pelatihan guna peningkatan kapasitas aparat penegak hukum dalam rangka penanganan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Provinsi Lampung.

Sekitar 150 peserta dari penyidik Tipikor Polda dan Polres, Kejati dan Kejari, Badan pemeriksa Keuangan (BPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Oditur Militer, dan Penyidik Polisi Militer Tentara Nasional (POM TNI), mengikuti pelatihan di Ballroom Novotel mulai dari Senin hingga Jumat mendatang.

Baca Juga  Atlet PON XX dari Bandarlampung Dapat Tali Asih dan Beasiswa

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, beberapa sektor yang perlu diawasi karena memiliki potensi pidana korupsi yakni, sektor pertambangan, perdagangan internasional, kehutanan, dan perkebunan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian titik rawan tindak pidana korupsi dalam pengadaan barang dan jasa, filosopi keuangan negara, tata kelola keuangan negara dan daerah, pemahaman audit investigatif, audit forensik perhitungan kerugian negara, tindak pidana pencucian uang, strategi aparat dalam menangani pra peradilan, peran Koordinasi dan supervisi KPK dalam penanganan perkara Tipikor.

Baca Juga  Gelar Do'a dan Bakti sosial, Bamusi Lampung Ajak Masyarakat Perangi Terorisme

\”Kami ke sini, bukan Karena ada agenda ott, intinya kami bersinergi dengan penyidik, supaya penyidikan perkara pidana di polisi dan jaksa bisa maksimal. Tahun 2018 Lampung yang ketiga, sebelumnya di Kalimantan Barat, Palu,\” ujarnya, Senin (8/10).

Selain fokus pada penindakan pengadaan barang dan jasa di pemerintahan yang selalu diungkap oleh KPK, kini juga mereka fokus mengawasi sektor pendapatan daerah (PAD), yakni dengan memaksimalkan penerimaan dari wajib pajak, dan menangkap para oknum yang menjadi mafia pajak, serta pihak swasta yang bekerjasama.

Baca Juga  Usai Banten, Pecinta Alam Bantu Korban Banjir di Tanggamus

\”Kalau juga kemarin OTT¬†pegawai pajak, itu salah satu bentuk fokus kita bagaimana pemerintah dapat menyerap pendapatan secara maksimal, dan menekan keboroan dari sektor pajak,\” tutupnya. (Aby)

Berita Terkait

Peringati HPN, PWI Lampung Ingatkan Jaga Kondusifitas
Balam Targetkan Sabet Predikat KLA Tingkat Utama
Resmi, Dapid dan Pina Nahkodai PMII Bandarlampung
Forkom PUSPA Lampung Sosialisasikan Aturan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus
Rudi Antoni Pimpin Pengprov FPTI Lampung Periode 2023-2008
Diskusi FJPI Lampung-Korban Talangsari 1989 Kuras Emosi
Libur Panjang Tiba! Siswa Balam Mulai Menikmati
Jelang Nataru 2024, PLN UID Lampung Siagakan Petugas dan Keandalan Pasokan Listrik

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:00 WIB

Gubernur Arinal Ajak TPID Bersatu Hadapi Ramadhan dan Idul Fitri

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:38 WIB

Pemprov Lampung Proyeksikan Penambahan Irigasi Hingga 73 Ribu Hektare

Selasa, 20 Februari 2024 - 21:31 WIB

Ketika Kalteng Berguru Pertanian pada Lampung

Selasa, 20 Februari 2024 - 18:00 WIB

Kemantapan Jalan Lampung Capai 78,68 Persen pada 2023

Minggu, 18 Februari 2024 - 20:09 WIB

Gubernur Turun Tangan, Tak Sudi Warga dan Petani Jadi Korban

Minggu, 18 Februari 2024 - 20:01 WIB

Stok Beras Bulog Lampung Aman Hingga Idulfitri

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:59 WIB

Aman, Ketersediaan Beras di Pasar Tradisional Lampung Terjaga

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:54 WIB

Hampir 11 Ribu Ton Subsidi Jagung LN Disalurkan Ke Peternak Unggas

Berita Terbaru

Lampung Barat

Bambang Kusmanto Kantongi Suara Terbanyak Dapil Lambar 1

Rabu, 21 Feb 2024 - 13:21 WIB

Gambar hanya ilustrasi.

Celoteh

Maestro Diplomasi Meja Makan

Selasa, 20 Feb 2024 - 22:39 WIB