Ternyata, Minum Kopi Sambil Makan Gorengan Berbahaya

Avatar

Rabu, 26 September 2018 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Lampung (Netizenku.com): Gorengan dan kopi adalah kombinasi yang pas untuk menemani bincang-bincang diantara teman atau keluarga, khususnya saat sarapan pagi dan di malam hari.

Sayangnya, dibalik kenikmatan yang ditawarkan oleh gorengan dan kopi ini, ada bahaya yang mengintai bagi kesehatan jika kita kerap melakukannya. Apa sajakah bahaya tersebut?

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di University of Guelph, disebutkan bahwa mengkonsumsi kopi setelah makan makanan berminyak layaknya gorengan bisa memicu peningkatan gula darah dengan signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini berarti, kerap mengkonsumsinya akan meningkatkan resiko terkena diabetes.

Ini terjadi karena gorengan kaya akan lemak jenuh yang bisa membuat tubuh kesulitan membersihkan gula dalam aliran darah.

Yang menjadi masalah adalah, kopi juga akan membuat efek samping tersebut semakin memburuk.

Dalam penelitian ini, para partisipan diminta untuk mengkonsumsi makanan berlemak. Enam jam kemudian, para patisipan ini diminta untuk mengkonsumsi minuman yang diberi gula layaknya kopi.

Setelah tubuh para partisipan ini diperiksa, diketahui bahwa tubuh kesulitan dalam memproduksi insulin yang bisa memproses gula dalam darah.

Mereka yang mengkonsumsi makanan berlemak memiliki kadar gula dalam darah 32 persen lebih banyak dari mereka yang tidak mengkonsumsinya. Bahkan, setelah para partisipan ini minum kopi, kadar gulanya meningkat tajam hingga 65 persen.

Tak hanya diabetes, lonjakan kadar gula dalam darah juga bisa berimbas pada munculnya penyakit lain seperti penyakit jantung dan kerusakan pembuluh darah arteri.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya memang kita tidak minum kopi dan makan makanan berlemak seperti gorengan secara bersamaan. (DokterSehat/lan)

Berita Terkait

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda
Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:59 WIB

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:18 WIB

Pemkab Tubaba Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,758 Triliun pada 2027

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tubaba Terima KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp1,75 Triliun

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:54 WIB

Sekda Tubaba Hadiri Ujian Promosi Doktor Sekda Tulang Bawang

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:52 WIB

Ana Nadirsyah Pantau Layanan Tubaba Q Sehat di Lambu Kibang

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:49 WIB

Ketua TP PKK Tubaba Tinjau Program TubabaQ Sehat

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:40 WIB

Wabup Tubaba Tinjau Program Tubaba Q Sehat di Way Kenanga

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:50 WIB

Kejari Tubaba Lelang 12 Barang Rampasan Negara

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB