7 Tenaga Medis Puskesmas Simpur Diisolisasi Mandiri

Redaksi

Kamis, 19 Maret 2020 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Istimewa.

Foto: Ilustrasi Istimewa.

Bandarlampung (Netizenku.com): Buntut dari satu pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Virus Corona atau Covid-19, membuat 7 tenaga medis di Puskesmas Rawat Inap Simpur, Kelapa Tiga, Tanjungkarang Pusat terpaksa harus menjalani masa isolasi secara mandiri di rumah.

Selain itu, para keluarga dari ke tujuh tenaga medis itu juga turut diseret masuk ke dalam daftar Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dinas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung, Edwin Rusli, mengatakan bahwa isolasi yang dilakukan terhadap 7 tenaga medis tersebut lantaran pernah menangani satu pasien sebelum dinyatakan positif terinfeksi Corona oleh pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi sebelum dinyatakan positif, pasien tersebut sempat datang ke Puskesmas Simpur. Maka seluruh pegawai puskesmas yang menangani pasien tersebut kita rumahkan. Tidak boleh masuk dulu,” kata Edwin, saat dikonfirmasi, Kamis (19/3).

Edwin menjelaskan, dari ke tujuh petugas medis tersebut antara lain merupakan 2 orang Dokter, 2 petugas Laboratorium, serta 2 petugas pendaftaran dan seorang perawat. Ke tujuhnya berserta keluarga masing-masing saat ini berstatus PDP.

“Maka untuk ke tujuh petugas ini kita kasih dispensasi untuk tidak bekerja, dan mereka ini termasuk pasien dalam pengawasan (PDP) termasuk keluarganya,” jelasnya.

Edwin menjelaskan, selama isolasi secara mandiri Dinas Kesehatan Bandarlampung akan memantau perkembangan tenaga medis tersebut selama 14 hari ke depan. Apa bila jatuh sakit, maka akan direkomendasikan untuk dilakukan uji laboratorium kepada Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

“Dan terhadap yang sakit kita ajukan ke dinas kesehatan provinsi untuk diadakan uji lab, dan dari sana nanti akan diketahui langkah-langkah apa yang kita ambil. Mungkin kita akan mencari orang-orang yang ditemui selama di Lampung,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, seluruh warga, baik itu masyarakat umum atau pun tim medis yang pernah berhubungan langsung dengan pasien laki-laki (62) itu, masuk ke dalam pemantauan dinas kesehatan.

“Semua orang-orang yang pernah berhubungan sudah kita data. Kami punya kebijakan kalau sudah masuk pada Pasien Dalam Pemantauan (PDP) kita melakukan trashing, pada siapa saja dia bertemu dan melakukan kontak kita pantau. Jangan panik, minta doanya bersama,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana.

Selain Puskesmas Rawat Inap Simpur Bandarlampung, pasien juga pernah dilakukan pemeriksaan oleh salah seorang dokter swasta, kemudian dilakukan pemeriksaan di laboratorium RS Advent Bandarlampung dan terakhir saat ini tengah menjalani isolasi di RSUD Abdul Moeluk. “Ini juga akan kita trashing nanti. Petugas lab Advent akan kita trashing,” pungkasnya.

Di Bandarlampung sendiri terdapat tiga pasien yang diisolasi dam tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM) dan RS Beleza Bandarlampung. Satu diantaranya dinyatakan positif dan dua lainnya tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. (Adi)

Berita Terkait

Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum
Fadli Zon Jadikan Lampung Panggung Pernyataan Pentingnya Pelestarian Budaya
KPK dan DPRD Lampung Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi
DPP ABRI Gelar Pelatihan Paralegal Nasional 2025
DPRD Lampung Dukung Sinergi Pemprov dan KPK dalam Pencegahan Korupsi
Pemprov Lampung dan KPK Perkuat Sinergi Pemberantasan Korupsi
Warga Kampung Baru Raya Adukan Sertifikat Tanah Mangkrak ke DPRD Lampung

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 02:05 WIB

Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Rabu, 3 Desember 2025 - 15:06 WIB

Mengapa Inflasi Lampung Terus Terjaga Rendah, Ini Rahasianya!

Rabu, 3 Desember 2025 - 14:18 WIB

Lampung Harus Melakukan Ini Agar Kenaikan NTP Bulanan Benar-Benar Bermakna

Jumat, 28 November 2025 - 16:40 WIB

Muswil PKB Lampung, Nunik Ajak Kader Terus Besarkan Partai

Kamis, 27 November 2025 - 18:16 WIB

Menag RI Dijadwalkan Hadiri Tabligh Akbar Ijtima Ulama di Lampung Selatan

Kamis, 27 November 2025 - 09:57 WIB

Kedua Kali, Raja Besi Tua Prapradilkan Kapolresta Kombes Alfred Jacob Tilukay

Rabu, 26 November 2025 - 19:06 WIB

Komisi II DPRD Lampung Dorong Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani

Rabu, 26 November 2025 - 17:07 WIB

Pabrik Tapioka Siap Ikuti Pergub Harga Singkong, DPRD Lampung Apresiasi

Berita Terbaru

Bandarlampung

Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG

Sabtu, 6 Des 2025 - 21:32 WIB

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Bentuk Panitia Konferkab IX 2026

Sabtu, 6 Des 2025 - 14:29 WIB

Grand Mercure Lampung, hotel berbintang 5 tertinggi di Pulau Sumatra yang terletak di pusat Kota Bandar Lampung.

Ekonomi

Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Sabtu, 6 Des 2025 - 02:05 WIB

Proses pengerjaan pelebaran jalan pada ruas Simpang PU Candra Mukti – Eks Pasar Tempel depan Samsat Tubaba (025) di Tiyuh Candra Mukti, Jumat (5/12/2025). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Lebarkan Ruas Jalan Candra Mukti

Jumat, 5 Des 2025 - 19:39 WIB