Shalawatan di Klub Malam, Boshe: Kristiani juga Ibadah di Sini

Redaksi

Rabu, 12 September 2018 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Instagram)

(Foto: Instagram)

Lampung (Netizenku.com): Video ulama bernama Gus Miftah mengajak shalawat para wanita bergaun seksi di Boshe VVIP Bali menjadi perbincangan.

Ternyata, selain menggelar pengajian, Boshe juga menggelar ibadah bagi umat Kristiani.

\”Kalau di Bali setiap minggu pasti ada gereja,\” kata Marketing Manajer Boshe VVIP CLub Bali, Deddy Lie, Selasa (11/9/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan ibadah di klub malamnya itu juga sudah dimulai sejak delapan tahun lalu. Ibadah itu diisi oleh pendeta dan dibuka untuk umum.

Baca Juga  Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

\”Gereja siang pukul 11.00-16.00 Wita. Ada pendetanya juga, (dibuka) untuk umum,\” ujar Deddy.

Sementara, untuk pengajian digelar tidak rutin. Sebab Gus Miftah, yang berdomisili di Yogyakarta lebih sering mengisi pengajian di Boshe VVIP Club Yogya.

\”Kebetulan ustadznya domisili di Yogya, jadi pengajian lebih sering di Boshe Yogya. Kalau di sini (Bali) berapa bulan sekali,\” terangnya.

Baca Juga  Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar

Soal viralnya video shalawatan di klubnya, Deddy menyesalkan ada pihak yang berkomentar negatif. Menurutnya, tak ada yang salah soal lokasi ibadah.

\”Saya baca banyak yang nyinyir orang itu, di tempat yang nggak pas. Sebenarnya di manapun kan bisa, bahkan di tempat yang tidak baik sekalipun juga bisa mengubah orang jadi lebih baik,\” tutur Deddy.

\”Kami ingin meski karyawan bekerja di dunia entertain tapi tidak melupakan iman,\” sambungnya.

Baca Juga  HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Apalagi, menurut Deddy, pengajian itu baik bagi karyawannya. Diharapkan dengan mengikuti pengajian tersebut bisa meringankan beban karyawannya.

\”Kalau yang untuk muslim memang diwajibkan (hadir), kan itu tidak salah, nggak ada beban kalau ngikutin seperti itu kan. Justru dia lebih lega, mungkin dia lagi ada masalah, ngobrol sama ustadz segala macam,\” ujarnya. (dtc/lan)

Berita Terkait

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99
Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:10 WIB

Korpri Lampung Gelar Ramadan Berbagi, 1.101 ASN Terima Bantuan

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:19 WIB

Wakil Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Way Kanan 2027

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:59 WIB

Pemprov Lampung Bahas Capaian IKK untuk Penyusunan LPPD 2025

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:54 WIB

Kabar Duka, Anggota DPRD Lampung Veri Agusli Tutup Usia

Senin, 9 Maret 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:26 WIB

Pemprov Lampung Siap Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lampung Barat

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:58 WIB

Pemprov Lampung Imbau Warga Cek Izin Edar dan Kedaluwarsa Pangan

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:54 WIB

Lampung Targetkan Energi Hijau dari Bendungan dan PLTS

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB

Pesawaran

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB

Tulang Bawang Barat

Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan

Sabtu, 14 Mar 2026 - 11:28 WIB