Septi Agus Istiqlal akan Pecahkan Rekor MURI Businjang

Redaksi

Senin, 19 Juni 2023 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Krui (Netizenku.com): Keinginan besar Ketua TP PKK Pesisir Barat, Septi Agus membumikan penggunaan Sinjang (kain) khas setempat di wilayah yang saat ini dipimpin suaminya Agus Istiqlal sebagai bupati, salah satunya melalui pemecahan rekor MURI.

Septi, yang dikonfirmasi, Minggu (18/6), mengatakan, Pesisir Barat, mempunyai Sinjang tradisional tiga macam, yakni tapis, Sinjang Pugung dan Sinjang Krui, yang beberapa tahun terakhir dibangkitkan kembali.

“Penggunaan Sinjang merupakan bagian dari sejarah masyarakat Pesisir Barat, terutama kaum perempuan. Kalau kain tapis biasa digunakan pada acara adat, sementara Sinjang biasa digunakan ibu-ibu jaman dahulu pada setiap kesempatan, seperti ketika membantu kerabat yang akan mengadakan hajatan,” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa tahun terakhir, budaya busiinjang tersebut mulai menghilang terutama pada generasi muda, maka akan kita bangkitkan melalui pemecahan rekor MURI “Businjang” dengan jumlah peserta 1500 orang, pada saat pembukaan Krui Fair 2023, Selasa (20/6) dihalaman kantor bupati setempat.

“Jadi 1500 orang menggunakan Sinjang, dengan berbagai jenis, orang Lampung boleh menggunakan Sinjang Pugung, Sinjang Krui atau jenis lain, saudara kita orang Bali akan menggunakan kain khas mereka, Sunda juga demikian dan masyarakat adat lain dipersilahkan menggunakan kain khas masing-masing daerah,” kata dia Septi.

Jadi, kalau selama ini Businjang dianggkap sudah ketinggalan zaman, sehingga kebanyakan ibu-ibu sudah menggunakan calana jenis kulot, sekarang kita balik bahwa “Businjang Itu Keran”, karena dengan satu Sinjang, penggunaannya dapat dirubah dalam beberapa bentuk.

“Saya, setiap acara baik formal maupun non formal, konsisten menggunakan Sinjang, selain penampilan semakin keren, juga hemat biaya, karena satu Sinjang dapat digunakan dengan berbagai model,” jelasnya, seraya mengatakan pada pemecahan rekor tersebut juga akan menampilkan tradisi makan menggunakan Pahakh. (Iwan/Len)

Berita Terkait

Labuhan Jukung di Era Perubahan: Masuk Bayar, Parkir Bayar, Bersihnya Entah di Mana
Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?
Bumi Lebu Bercerita, Warga Bercanda, Begitulah Ngejalang Fest 2025 Adanya
Ngejalang Fest 2025, Bumi Lebu Pesisir Barat Siap Menyala!
Ngejalang Fest Bumi Lebu: Desa Mini, Budaya Maksimal dan Drama Pantun Tanumbang
Klinik Pratama PKU Muhammadiyah Resmi Beroperasi di Pesisir Barat
Keluarga Karya Kartadilaga Pulang Kampung ke Pulau Pisang
Tingkatkan Aksesibilitas Warga, Satgas TMMD Pasang Gorong-Gorong

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

Lampung Dapat Apa dari MBG?

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:09 WIB

“GoodB(a)y” Bibi, Lupakan Mimpi Jadi Raja Bayangan

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:04 WIB

Labuhan Jukung Ditinggal Wisatawan, Ada Apa dengan Tata Kelolanya?

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Menara Siger Residence I Mulai Dibangun, 30 Unit Ludes Terjual

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:03 WIB