Seniman Underpass Diintimidasi

Redaksi

Minggu, 15 September 2019 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Para seniman yang tengah melakukan penerapan mural pada Underpass di Jalan ZA. Pagar Alam, Simpang Universitas Lampung, mendapat perlakuan tak menyenangkan, Minggu (15/9), sekitar pukul 03.00 Wib dini hari.

Dimintai keterangan, Koordinasi lapangan Kuas Lampung, Damsi, membenarkan atas peristiwa tersebut. Akibatnya salah seorang seniman mengalami luka ringan.

Ia mengatakan, sebuah mobil pribadi dengan nomor polisi BE 2468 CN, menerobos tanda pembatas yang terdapat pada jalur dari arah Rajabasa – Tanjungkarang.

Baca Juga  Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Terus maksa suruh nyingkirin cat yang ada dijalan. Alesanya mereka mau lewat. Ya karena memang kita lagi kerja dan tanda jalan ditutup juga ada,\” ujar Damsi, Minggu (15/9).

Dirinya mengungkapkan, pada saat kejadian berlangsung, terdapat 3 orang laki-laki di dalam mobil bersama seorang wanita dewasa.

\”Ditegor sama anak-anak (para pelukis), malah marah mereka, sambil nyuruh cat segala macam disingkirin, mereka mau lewat. Kalau kata kami sih, mereka sengaja ganggu kerjaan kami,\” jelasnya.

Baca Juga  Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

Anehnya, lanjut Damsi, sempat ada orang dari terminal Rajabasa yang akan membantu para pelukis. Namun, karena saling mereka saling kenal, alhasil berbalik mengeroyok para pelukis. Menurutnya, terdapat unsur kesengajakan pada kejadian tersebut.

\”Begitu ribut-ribut rame, orang-orang dari terminal lari ke underpas semua. Awalnya yang dari terminal mau nolong kita, tapi begitu diliat yang nerobos itu mereka kenal, malah ngebalik ngeroyok kami,\” ungkapnya.

Baca Juga  Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

Damsi menerangkan, pada saat itu para pelukis yang tengah berada dilokasi berjunlah 26 orang. Dan atas kejadian itu, pihaknya telah melaporkan ke kepolisian setempat.

Sementara ini, Para pelukis mural underpass memutuskan agar untuk tidak melanjutkan pekerjaan sampai adanya jaminan keamanan, baik dari Pemkot ataupu kepolisian. (Adi)

Berita Terkait

Antisipasi Banjir, Satgas Gabungan Bersihkan dan Keruk Sungai Way Awi-Way Balau
Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:55 WIB

Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:52 WIB

Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:32 WIB

DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:59 WIB

PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

Berita Terbaru