Sekolah Seni Tubaba Akan Gelar Resital di Uluan Nughik

Leni Marlina

Kamis, 2 Mei 2024 - 10:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Sekolah Seni Tubaba akan menggelar resital (pentas/pameran akhir) pada Sabtu, 4 Mei 2024 mendatang, dan dipusatkan di Uluan Nughik, Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah.

Direktur Sekolah Seni Tubaba, Semi Ikra Anggara mengungkapkan, kegiatan Resital Sekolah Seni yang akan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB-18.00 WIB, merupakan program yang bertujuan sebagai pelatihan pendidikan karakter/pengembangan sumber daya manusia (SDM) digagas oleh Pemkab Tubaba dan sejumlah seniman dari berbagai kota di Indonesia.

“Pada tahun 2024, program ini didukung oleh Dinas Pendidikan dan Dana Indonesiana, sebuah platform kerjasama Kemendikbud Ristek dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementrian Keuangan Republik Indonesia. Sejak bulan Februari, program tahun ini telah melibatkan dua ratus orang peserta, terbagi ke dalam empat kelas utama, musik, seni rupa, teater dan tari,” kata dia kepada Netizenku.com, Kamis (2/5/2024).

Baca Juga  Capai Rp1,35 Miliar, Tiyuh Panaragan Realisasikan Program Dana Desa 2025

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada resital ini, kelas musik akan menampilkan pertunjukan gitar dan vokal ensemble, dari kelas seni rupa akan memamerkan karya drawing dan karya lukis, dari kelas teater melakukan pementasan teater anak dan remaja, kelas tari anak dan remaja akan menampilkan pertunjukan tari.

“Melewati sekira 17 kali pertemuan, peserta dengan rata-rata usia 6 hingga 17 tahun, belajar berbagai materi kesenian yang titik tekannya bukan semata pada aspek teknis, melainkan pembatinan dan pemaknaan pada setiap proses penciptaannya,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, setiap peserta didik diajak untuk mampu mengembangkan diri menjadi pribadi yang unggul dan lebih berkualitas dalam menatap fase kehidupan selanjutnya, sesuai dengan tema program tahun ini “Seni untuk Masa Depan”.

Baca Juga  Delapan Tiyuh di Tubaba Gagal Cairkan Dana Desa Tahap II

Kurikulum dari program pelatihan kesenian, kata dia, dirancang sedemikian rupa dengan koridor utama pengenalan diri dan lingkungan sekitar.

“Setiap peserta diajak melihat kisah, peristiwa, menafsirkannya, dan mewujudkannya ke dalam karya persentasi akhir di kelasnya masing-masing. Selain itu, kurikulum tahun ini juga dirancang agar peserta didik memiliki rasa empati, solidaritas, kesetaraan, kerja keras, dan pemahaman tentang lingkungan,” ucap Semi.

Secara berurutan tim kerja Sekolah Seni Tubaba 2024 yakni sebagai konseptor program Semi Ikra Anggara, sebagai fasilitator adalah Widuri, Anggi Prayoga, Jhon Heryanto, Alexander Gebe (Teater) Mustofa, Suvi Wahyudianto (Seni Rupa), Kiki Windarti, Naya Isnaini, Khusnul, Ahmad Susantri (Tari), Chandra Purwakanti, Edythia Rio W, Yoyon Gideon (Musik).

Baca Juga  Pemkab Tubaba Lebarkan Ruas Jalan Candra Mukti

Selanjutnya Direktur Program Jhon Heryanto. Khoirul Hartoko, dan Ezed Qyoko bekerja sebagai humas, sementara Novi Muryanti mengelola manajemen program.

“Dalam kurun waktu delapan tahun, program yang digagas secara kolaboratif oleh Pemkab Tubaba dan sejumlah seniman ini, kini dijalankan secara independen oleh Yayasan Pendidikan Seni dan Ekologi. Tidak bertujuan menjadikan peserta didik menjadi seniman, tapi melalui setiap tahapan proses kesenian peserta didik bisa mendapatkan manfaat bagi keseharian dan masa depan mereka,” jelasnya.

Dari kegiatan sekolah seni, lanjut dia, telah melahirkan kurang lebih 3.500 alumni yang kini bekerja di berbagai macam profesi.

“Pola pendidikan karakter dengan metode pelatihan kesenian yang intensif, sistematis dan berkelanjutan yang digagas oleh sebuah pemerintah daerah mungkin hanya satu-satunya di Indonesia,” pungkasnya. (Arie)

Berita Terkait

Pimpin Apel Bulanan, Sekda Tubaba Tegaskan Penegakan Disiplin ASN
Papa Rock n Roll Gelar Tubaba Berirama, UMKM Berjaya
Antisipasi Kemacetan, Satlantas Polres Tubaba Gelar Pam Rawan Pagi
ADD Tubaba 2026 Menyusut, Siltap Kepala Tiyuh dan Aparatur Ikut Terpangkas
Kementerian PUPR Survei Lahan Usulan Sekolah Rakyat di Tubaba
Kejari Tubaba Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Revolving Sapi ke Pidsus
Sejumlah Pejabat Resmi Dilantik, Bupati Tubaba Minta ASN Bekerja Profesional
Kapolres Tubaba Ungkap Capaian Penanganan Kamtibmas Selama 2025

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:30 WIB

Relawan dan Pemprov Lampung Bersinergi Rawat Rumah DASWATI

Senin, 19 Januari 2026 - 20:45 WIB

Lampung Bidik 85 Persen Jalan Mantap Tahun 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 11:59 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Program Desaku Maju di Hari Desa Nasional 2026

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:31 WIB

Sasar Kesejahteraan Warga Sekitar TNWK dan TNBBS, Guru Besar Unila Dorong Optimalisasi Ekonomi Karbon di Lampung

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:41 WIB

Ladang Hijau Penarik Cuan, Saat Pertanian Organik Masuk Bursa Karbon

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:13 WIB

Pasar Karbon Indonesia Masuk Panggung Global, Kita Dapat Apa?

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:32 WIB

DPRD Lampung Soroti Dapur SPPG Sajikan Menu Tak Sehat di Lampung Utara

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:03 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Daerah di Rakorwasda 2026

Berita Terbaru

Lampung

Relawan dan Pemprov Lampung Bersinergi Rawat Rumah DASWATI

Senin, 19 Jan 2026 - 21:30 WIB

Lampung

Lampung Bidik 85 Persen Jalan Mantap Tahun 2026

Senin, 19 Jan 2026 - 20:45 WIB

Pringsewu

Polisi Ungkap Komplotan Langganan Pencuri Sapi di Pringsewu

Senin, 19 Jan 2026 - 18:00 WIB