Satgas Covid-19 Sidak Tempat Perbelanjaan, Pengunjung Membludak

Redaksi

Sabtu, 8 Mei 2021 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Gugus tugas Covid-19 Kecamatan Pringsewu sidak pusat pembelajaan Multi-M 1000 dan nada busana yang letaknya di Jalinbar Pekon Sidoharjo, Jumat (7/5).

Adapun yang turut sidak Camat Pringsewu Moudy Ary Nazolla, UPT Pringsewu, Yohanes, Kapolsek, Danramil, kepala pekon Sidoharjo berserta tim gugus tugas Covid-19 kecamatan.

Sidak berawal dari pusat perbelanjaan Multi-M 1000 dan Nada Busana yang letaknya di Jalinbar, Pekon Sidoharjo, yang saat sidak lokasi tersebut tengah terjadi antrean panjang sampai ke lantar parkiran. Bahkan saat di dalam tempat belanja juga terlihat cukup berdesakan dan banyak juga tanpa jarak. Bukan saja orang tua, tetapi anak-anak (balita) juga banyak dibawa masuk untuk berbelanja

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan tersebut, tim gugus tugas Kecamatan Pringsewu, melalui Moudy Ary Nazolla memberikan teguran kepada pihak Multi-M 1000. Bahwa sidak ini berdasarkan surat edaran Mendagri, gubernur dan bupati terkait PPKM di wilayah setempat.

Moudy juga menjelaskan sesuai dengan ketentuan wilayah yang masuk dalam PPKM harus melaksanakan kegiatan yang dibatasi yaitu 50 persen dari kapasitas.

\”Melihat kondisi pembelanjaan Multi-M 1000 sangat sesak dan berdesakan, sehingga berpotensi melanggar protokol kesehatan,\” tuturnya.

Dia meminta pengelola untuk bisa menerapkan aturan dalam surat edaran bupati yaitu pengunjung harus 50 persen dari kapasitas.

\”Pemkab Pringsewu tidak ada niatan untuk menutup tempat usaha, tetapi juga pemerintah harus dibantu agar penularan Covid-19 tidak terjadi di tempat perbelanjaan,\” ungkapnya.

Baca Juga  Apel dan Halal Bihalal 2026, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Terkait dengan rencana pembatasan pengunjung, Moudy meminta harus ada karcis masuk yang disiapkan, sedangkan ruang tunggu (antre) harus disiapkan kursi agar tetap nyaman.

\”Pencegahan Covid-19 tidak bisa diselesaikan oleh aparat tetapi juga minta kerjasamanya dengan pengusaha. Pemerintah juga tidak pernah berniat untuk menutup usaha, bahkan perizinan usaha lebih dipermudah,\” ungkap Moudy.

Dari hasil musyawarah antara tim satgas dengan pengelola usaha, akhirnya Riswanto menyetujui usulan camat setempat. Ia menjelaskan siap akan mengatur pengunjung sesuai dengan protokol kesehatan.

Usai sidak Multi-M 1000 tim satgas meneruskan sidak ke tempat perbelanjaan di sebelahnya Nada Busana. Di lokasi Nada Busana tim langsung ditemui oleh manager Rizal.

Baca Juga  Viral Tawuran Bawa Klewang, Polisi Tangkap 8 Remaja Geng Motor di Pringsewu

Moudy meminta untuk menjaga prokes dan menerapkan aturan PPKM. Tetapi dari pantauan di lokasi tempat belanja Nada Busana jauh lebih longgar pengunjung, dan tidak terlalu berdesakan.

Namun demikian prokes di lokasi tersebut tepat dijalankan, pengunjung sebelum masuk wajib mencuci tangan pakai sabun di lokasi yang telah disiapkan, lalu petugas mengetes suhu satu persatu calon pengunjung.

Supratikno menyatakan, dua lokasi tersebut memang jadi tujuan para calon pembeli sejak tahun lalu. Tetapi yang paling ramai dikunjungi pembeli adalah Multi-M 1000. Ia juga meminta pengelola tempat usaha untuk bisa mematuhi aturan pemerintah soal PPKM.

\”Sebab kami selaku kepala pekon juga selalu di telepon camat, jika pengunjung membludak terus,\” ungkapnya. (Rz/len)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan ATENSI Rp892 Juta
Ketua MPR RI Sosialisasikan Empat Pilar di Pringsewu
Polisi Pringsewu Ungkap Penggelapan Truk Kredit, Dua Tersangka Ditangkap
Pringsewu Percepat Pembangunan Lampu Jalan Lewat Skema KPBU
Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pasar Malam, Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak
Wabup Pringsewu Sidak Gedung Walet Berbau Menyengat, 30 Karung Bangkai Kelelawar Dievakuasi
Bupati Pringsewu Takziah ke Keluarga PMI Meninggal di Malaysia, Salurkan Bantuan
Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Bertutur, Perkuat Budaya Literasi Anak

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Jumat, 24 April 2026 - 12:41 WIB

MBG Lampung Beruntung “Dikawal” Duet Kakak Beradik

Kamis, 23 April 2026 - 08:59 WIB

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

Lampung Dapat Apa dari MBG?

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan ATENSI Rp892 Juta

Rabu, 29 Apr 2026 - 23:13 WIB

Lampung

Pansus LKPj DPRD Lampung Soroti Ketidaksinkronan Data

Rabu, 29 Apr 2026 - 19:47 WIB