Sarapan Nasi Uduk Sehat Tidak? Ini Kata Ahli Gizi

Redaksi

Jumat, 7 September 2018 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasi Uduk (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Nasi Uduk (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Lampung (Netizenku.com) : Umumnya bagi orang Indonesia, menu sarapan identik dengan hidangan sarat karbohidrat sederhana.

Nasi uduk, lontong sayur, gorengan, dan teh manis adalah contoh menu yang mudah ditemui dalam keseharian.

Menurut Ahli Gizi dari FEMA IPB Prof. Hardinsyah, tidak salah bila hendak mengonsumsi hidangan tersebut. Karbohidrat lebih mudah diolah dan dibutuhkan dalam jumlah besar (makro nutrien).

Baca Juga  Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Yang penting dikonsumsi seimbang dan sesuai kebutuhan,\” ujar dia, Kamis (7/9/2018).

Hardinsyah menyarankan penggunaan metode piring makan untuk mengukur kecukupan nutrisi.

Dalam metode tersebut, hampir 50 persen piring makan harus terisi buah dan sayur.

Sementara nasi hanya mengisi sekitar 3/8 dari total piring makan. Sisa piring sekitar 2/8 bagian bisa diisi dengan aneka lauk.

Baca Juga  Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama

Buah dan sayur sebaiknya tidak menjadi hidangan tunggal dalam menu sarapan. Nasi menjamin kecukupan karbohidrat yang tidak diperoleh dalam buah dan sayur.

Namun makanan pokok umumnya tak punya cukup vitamin dan mineral, seperti yang terdapat dalam sayur dan buah.

Keseimbangan konsumsi makanan pokok, sayur, dan buah menjamin kecukupan nutrisi sebelum beraktivitas.

Baca Juga  HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi

Karbohidrat sederhana kerap dianggap penyebab utama kelebihan berat badan. Zat gizi ini juga dianggap sebagai penyebab kantuk, sehingga sarapan kerap dilupakan.

Padahal layaknya nutrisi lain, karbohidrat sederhana tetap diperlukan tubuh asal dikonsumsi sesuai kebutuhan. (dtc/lan)

Berita Terkait

Kementan Buka Program Pelatihan Petani Muda ke Jepang, Pemuda Lampung Berkesempatan Daftar
HPN 2026, Fatikhatul Khoiriyah: Pers Harus Berani Kawal Demokrasi
Pemkab Lamsel Raih UHC Award 2026 Kategori Pratama
Pemprov dan DPRD Lampung Soroti Kepesertaan 89 Ribu BPJS PBI 2026
Pemprov Lampung Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Larangan Simbolik Petasan vs Perut Pedagang Kecil yang Berisik
Emado’s Perluas Jaringan, Lampung Jadi Cabang ke-99
Kwarcab Pesawaran Serahkan Dana Bumbung Kemanusiaan ke Kwarda Lampung

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 16:10 WIB

Korpri Lampung Gelar Ramadan Berbagi, 1.101 ASN Terima Bantuan

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:19 WIB

Wakil Gubernur Lampung Buka Musrenbang RKPD Way Kanan 2027

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:59 WIB

Pemprov Lampung Bahas Capaian IKK untuk Penyusunan LPPD 2025

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:54 WIB

Kabar Duka, Anggota DPRD Lampung Veri Agusli Tutup Usia

Senin, 9 Maret 2026 - 23:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Sosialisasi Larangan Medsos untuk Anak

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:26 WIB

Pemprov Lampung Siap Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Lampung Barat

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:58 WIB

Pemprov Lampung Imbau Warga Cek Izin Edar dan Kedaluwarsa Pangan

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:54 WIB

Lampung Targetkan Energi Hijau dari Bendungan dan PLTS

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB

Pesawaran

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB

Tulang Bawang Barat

Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan

Sabtu, 14 Mar 2026 - 11:28 WIB