Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, menyiapkan anggaran Rp42,34 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan pada Tahun Anggaran 2026.
Sebanyak 15 ruas jalan di sejumlah kecamatan akan ditangani melalui pekerjaan peningkatan dan rekonstruksi yang ditargetkan mulai dikerjakan pada akhir Agustus hingga awal September 2026.
Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Sekretaris Daerah (Sekda) Tubaba, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T., mengatakan pembangunan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki kualitas infrastruktur sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Melalui pembangunan infrastruktur ini, pemerintah ingin meningkatkan kualitas jaringan jalan, memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” kata Iwan kepada media, Senin (3/8/2026).
Adapun 15 ruas jalan yang akan ditangani tersebar di sejumlah kecamatan. Pekerjaan peningkatan dilakukan pada Jalan Indraloka I-Balam Asri (183) di Kecamatan Way Kenanga sepanjang 3,2 kilometer; Jalan Simpang Bangun Jaya-Simpang Tunas Jaya (193) di Kecamatan Gunung Agung sepanjang 520 meter; Jalan Simpang Panaragan–Bandar Dewa-Menggala Mas (099) di Kecamatan Tulang Bawang Tengah sepanjang 856 meter; Jalan Lingkungan Gunung Terang sepanjang 250 meter; Jalan Lingkungan Panaragan Jaya Indah sepanjang 500 meter; Jalan Lingkungan Tiyuh Marga Kencana (SMA) sepanjang 200 meter; serta Jalan Lingkungan Tiyuh Mulya Kencana sepanjang 260 meter.
Sementara pekerjaan rekonstruksi meliputi Jalan Mulya Sari-Batas Mesuji (179) sepanjang 1 kilometer, Jalan Mulya Sari-Sumber Jaya (178) sepanjang 220 meter, Jalan Sumber Jaya-Bangun Jaya (175) sepanjang 310 meter, Jalan Bangun Jaya-Simpang Tunas Jaya (173) sepanjang 436 meter, dan Jalan Simpang Kibang Yekti Jaya-Etanol (Batas Tulang Bawang) (138) sepanjang 400 meter.
Rekonstruksi juga dilakukan pada Jalan Tunas Asri-Kampung Baru (029) sepanjang 550 meter, Jalan Simpang PU-Pasar Tempel (025) sepanjang 1,783 kilometer di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, serta Jalan Kibang Budi Jaya-Etanol (135) di Kecamatan Lambu Kibang sepanjang 215 meter.
Selain peningkatan dan rekonstruksi jalan, Pemkab Tubaba melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) juga akan membangun sejumlah infrastruktur pendukung. Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan box culvert di Simpang Panaragan Jaya, penggantian Jembatan Simpang V Gunung Agung (Tugu Unyil)-Simpang Kibang Yekti Jaya, penggantian jembatan box culvert Indraloka II-Simpang Asahan Nilai, serta pembangunan bronjong Mulya-Simpang Mulya Sari.
“Seluruh paket pekerjaan saat ini masih dalam tahap reviu oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ). Setelah proses tersebut selesai, pekerjaan direncanakan mulai dilaksanakan pada akhir Agustus hingga awal September 2026,” terang sekda.
Untuk pekerjaan jalan kabupaten, lanjut dia, pelaksanaan ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari kalender, sedangkan jalan lingkungan ditargetkan rampung dalam 30 hari kalender.
Pemkab Tubaba menargetkan program pembangunan tersebut dapat meningkatkan tingkat kemantapan jalan sebesar 7,1 persen.
“Peningkatan kualitas jalan diharapkan mampu menunjang mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi barang dan jasa di wilayah Tubaba,” ucapnya.
Iwan mengatakan pemerintah juga menyiapkan langkah pemeliharaan untuk mempertahankan kondisi jalan yang telah dibangun atau ditingkatkan.
“Untuk menjaga kondisi jalan tetap mantap, tentunya kita telah menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari mengoptimalkan penggunaan alat berat, penanganan cepat melalui Unit Reaksi Cepat (URC), mendorong gotong royong masyarakat, hingga menggandeng perusahaan di Tubaba untuk membantu penyediaan material penambalan jalan” kata dia.
Pemkab Tubaba, lanjut Iwan, juga mengajak masyarakat turut menjaga infrastruktur dengan mengawasi kendaraan bermuatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL), menjaga saluran drainase tetap berfungsi, serta memperkuat koordinasi antara masyarakat, aparatur tiyuh atau desa, kelurahan, dan Dinas PUPR.
“Untuk mendukung pelaksanaan program-program pembangunan, terutama pembangunan akses jalan, Pemkab Tubaba mengalokasikan anggaran melalui APBD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp42.346.395.650. Kita berharap seluruh rangkaian pembangunan infrastruktur Tahun Anggaran 2026 ini dapat berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Iwan.(*)
Editor : Arie








