Ridho Ficardo tak Ingin Kasus Audrey Terjadi di Lampung

Redaksi

Kamis, 11 April 2019 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Kasus penganiayaan terhadap Audrey, seorang siswi SMP di Pontianak oleh 12 orang siswi SMA, ikut meresahkan hati orang nomor 1 di Lampung, M. Ridho Ficardo.

Menurutnya kasus yang bersifat bullying ini diibaratkan gunung es, sehingga dianggap biasa saja, karena banyak ditemukan dan terjadi di masyarakat.

\”Kejadian bullying ini dianggap biasa oleh masyarakat, padahal prilaku bullying ini sangat berbahaya, khususnya dalam perkembangan mental anak,\” ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun begitu, Gubernur Lampung ini tidak ingin ada kejadian serupa terjadi di Lampung. \”Saya tidak ingin apa yang terjadi terhadap Audrey atau korban bully dimanapun tempatnya, kemudian terjadi juga di Lampung. Jangan sampai ada bully terjadi di Lampung, jangan sampai terjadi di daerah dibawah kepemimpinan saya,\” tegas Ridho ada rapat bersama di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur, terkait antisipasi bullying di Lampung, Kamis (11/4/2019).

Ia menilai, dalam hal pengajaran sebenarnya, jangan hanya berbicara pencapaian nilai akademik, akan tetapi juga pengembangan mental dan karakter anak.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

\”Saya minta kepada dinas pendidikan untuk menghidupkan kembali kegiatan ekstra kurikuler, karena kegiatan itulah sebagai wahana perkembangan karakter anak,\” ucapnya.

Tak hanya sebatas bersimpati, Ridho juga menginginkan real campaign untuk mengantisipasi terjadinya kasus bullying di Lampung.

Ridho menegaskan, seharus pejabat ataupun anak pejabat harus memberikan contoh dan bisa menjaga sikapnya dalam pergaulan. \”Jangan karena merasa bapaknya pejabat, kemudian anaknya bisa semena-mena. Jika hal itu terjadi di Lampung, jangannya mau membela anaknya, bapaknya akan saya copot jabatannya,\” janjinya.

Baca Juga  Eva Minta Sensus Ekonomi 2026 Hasilkan Data Akurat

Ia berharap, pertemuan kali ini memberikan hasil yang pasti terhadap apa yang akan dilakukan Provinsi Lampung untuk menghadapi prilaku bullying ini. \”Kita harus membuat tempat pengaduan, mekanisme pengaduan bullying itu seperti apa, penyelesaian kasusnya bagaimana. Minimal hal itu yang harus kita miliki terlebih dahulu,\” ungkapnya. (Aby)

Berita Terkait

LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda
Bandar Lampung Peroleh Bantuan 300 Bedah Rumah BSPS
Pemkot Ajak Warga Jaga Kerukunan, Rawat Perbedaan
Pemkot Perkuat Tata Kelola Program
1,19 Juta Wisatawan Datang ke Bandar Lampung
292 Alat Bantu untuk Warga Bandar Lampung
PSEL Lampung Raya Mulai Dimatangkan

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Bupati Pringsewu Lepas 35 Atlet FESPATI Lampung ke Kejurnas 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:25 WIB

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:11 WIB

HUT Ke-81 RI, Pemkab Pringsewu Gelar Upacara dan Serahkan Bantuan Bedah Rumah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Curanmor Mengintai Dini Hari, Polres Pringsewu Intensifkan Patroli

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Berita Terbaru

Lampung Selatan

PWI Lampung Selatan Dukung Pemanfaatan IKD

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:30 WIB

Pringsewu

Diklat Paskibraka Pringsewu 2026 Resmi Ditutup

Jumat, 21 Agu 2026 - 21:25 WIB