BERBAGI

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Sebanyak 2000 massa pendukung salah satu pasangan calon (Paslon) calon presiden dan calon wakil presiden mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulang Bawang (Tuba) terkait selisih hasil penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) 1 dan 2 Kampung Menggala. Mereka merasa dirugikan untuk perolehan suara dan menuntut pencoblosan ulang.

Personel Polres Tuba yang sudah mengamankan kantor KPU berusaha menenangkan para pengunjuk rasa, tetapi massa yang sudah terprovokasi tidak mengindahkan himbauan dari petugas. Sehingga terjadi aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dengan pasukan pengendalian massa (Dalmas) Polres Tuba.

Massa pengunjuk rasa semakin bertindak anarkis dan mulai mendorong, menendang dan melempari pasukan dalmas dengan menggunakan batu. Melihat aksi tersebut, pasukan Dalmas Polres Tuba langsung melakukan lintas ganti dengan Kompi PHH Brimob.

Massa semakin anarkis dan melakukan pembakaran ban, api segera dipadamkan oleh unit pelindung dan ipek, lalu dilakukan tembakan salvo sebanyak tiga kali oleh Kompi PHH Brimob. Tekab 308 Polres langsung melakukan penangkapan terhadap satu orang provokator dan dilakukan tembakan dengan menggunakan gas air mata oleh PHH Brimob untuk membubarkan massa.

Unit Dokkes (kedokteran dan kesehatan) bersama unit pelindung menolong korban yang terluka, mobil AWC (armoured water cannon) menyemprotkan air untuk membubarkan massa yang masih bertindak anarkis. Saat massa tercerai berai, ada sebagian massa yang melakukan penjarahan terhadap toko elektronik.

Unit tindak brimob melakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku penjarahan yang sudah tidak mendengarkan peringatan dari petugas. Salah satu pelaku yang membawa sajam (senjata tajam) berhasil dilumpuhkan dan massa berhasil dibubarkan.

Itulah sekilas gambaran dari situasi Sispam (sistem pengamanan) Kota yang diselenggarakan oleh Polres Tulang Bawang untuk kesiapan pengamanan Pileg (pemilu legislatif) dan Pilres (pemilu presiden) tahun 2019, hari Jumat (15/3), sekira pukul 14.00 Wib, di lapangan Polres setempat.

Wakapolres Kompol Djoni Aripin, mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi, SIK, yang memimpin langsung kegiatan Sispam Kota tersebut mengatakan, semua rangkaian kegiatan pengamanan mulai dari tahap Kampanye, Massa Tenang, Pungut Suara di TPS, Hitung dan Rekap Suara sampai tahap Rapat Pleno di tingkat KPUD telah diperagakan.

“Ini bisa dijadikan gambaran dan pedoman oleh petugas kami yang akan melaksanakan semua tahapan tersebut, sehingga tidak ada lagi keragu-raguan dalam bertindak sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur) yang ada,” ujar Kompol Djoni.

Tugas dan tanggung jawab pengamanan Pemilu 2019 ini ada dipundak rekan-rekan semua, mari kita laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab. Jangan pernah under estimate dalam mengamankan setiap tahapan Pemilu ini, karena kita semua berharap agar Pemilu 2019 dapat berjalan dengan aman, damai dan sejuk.

Kegiatan ini dihadiri oleh Penyelenggara Pemilu, Forkopimda, PJU Polres, Kapolsek Jajaran serta stakeholder dan instansi terkait.(Arie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here