Rekaman Suara Ancaman Gempa Gunung Anak Krakatau adalah Hoaks

Redaksi

Selasa, 29 September 2020 - 11:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto memastikan rekaman suara ancaman gempa dan letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) yang beredar di masyarakat adalah Hoaks.

Masyarakat yang mendapati rekaman tersebut diimbau tidak ikut menyebarkannya.
\”Hoaks. Saya tidak pernah memberikan informasi tentang kemungkinan letusan gunung,\” ujar Sekdaprov Fahrizal Darminto, Selasa (29/9).

Sekdaprov Fahrizal mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak percaya dengan informasi tersebut dan tidak ikut menyebarkannya. \”Jangan percaya dengan hoaks,\” imbaunya.

Baca Juga  Kawal Aspirasi Warga, DPRD Lampung Teruskan Hasil Diskusi BPN Terkait Waydadi ke Pemprov

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Rekaman Hoaks tersebut, pria bernama Andre itu mengaku mendapatkan informasi terkait akan adanya gempa yang diakibatkan letusan gunung anak krakatau (GAK) tersebut dari Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung Fahrizal Darminto.
\”Aku baru dapat kabar dari Sekda Provinsi. Beliau dapat data resmi dari BMKG yang memperkirakan kalau Gunung Krakatau akan ada letusan yang mengakibatkan gempa dalam waktu dekat,\” kata pria bernama Andre melalui rekaman suara yang beredar di whatsapp, Selasa (29-9-2020).

Baca Juga  Wagub Jihan Nurlela Dorong Kolaborasi Hexahelix Demi Guru Lampung Adaptif Digital

Andre menyebutkan gempa yang akan terjadi itu diprediksi mencapai 8 Skala Richter. \”Perlu diingat bahwa gempa di Liwa saat itu 6,5 skala richter. Nah yang ini di atas 8,\” sebutnya.

Dia pun mengingatkan agar masyarakat yang berada di sekitar pantai untuk berhati-hati. \”Artinya keluarga kita yang ada di dekat pantai mohon untuk diingatkan karena sekarang ini sekda sudah memerintahkan instansi terkait seperti BPBD untuk menentukan titik-titik koordinat penyelamatan,\” terangnya.

Baca Juga  Gibran, Teknologi dan Budaya Harus Berjalan Selaras

Sementara itu, Stasiun Meteorologi Radin Inten II Lampung menyebutkan tidak ada info tersebut keluar dari mereka. Bahkan ditegaskan, BPBD Lampung telah mengklarifikasi berita tersebut sebagai berita hoax! (rla)

Berita Terkait

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026
Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global
Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0
Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam
DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027
Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026
Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:15 WIB

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:50 WIB

Potensi PAP Rp23,6 Miliar Belum Tergarap, Komisi III Minta Bapenda Optimalkan PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB

Lampung

DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:15 WIB