Puluhan Kepsek di Lambar Jadi Korban Penipuan, Bambang Kusmanto Desak Evaluasi Menyeluruh

iwan

Minggu, 16 November 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang kekecewaan tengah menyelimuti dunia pendidikan di Lampung Barat. Dalam sepekan terakhir, mencuat kasus yang mencoreng integritas para pendidik. Puluhan kepala sekolah menjadi korban penipuan oleh oknum yang mengaku sebagai perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Liwa (Netizenku.com): Oknum tersebut menjanjikan anggaran revitalisasi sekolah dengan syarat penyetoran sejumlah uang. Nyatanya, janji itu hanyalah tipu muslihat yang menimbulkan kerugian besar.

Anggota DPRD Lampung Barat dari Partai NasDem, Bambang Kismanto, menanggapi kasus ini dengan nada prihatin sekaligus kritis. Menurutnya, peristiwa tersebut bukan sekadar penipuan biasa, melainkan sinyal adanya kelemahan serius dalam sistem kepemimpinan di tingkat sekolah.

Baca Juga  KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bupati harus cepat mengambil langkah. Panggil semua kepala sekolah korban penipuan, gali kronologinya, dan lakukan evaluasi menyeluruh. Masa iya seorang kepala sekolah tidak paham aturan hingga bisa tertipu seperti ini?” tegas Bambang.

Ia menilai kasus ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga menyeret nama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) yang seharusnya menjadi pilar koordinasi dan profesionalitas. Karena itu, ia menekankan pemerintah daerah tidak boleh berhenti hanya pada klarifikasi.

Baca Juga  Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Bambang berpendapat Bupati Parosil Mabsus harus melakukan evaluasi ketat terhadap para kepala sekolah dan K3S yang dinilai lalai, baik dalam memahami regulasi maupun dalam memverifikasi informasi terkait program pemerintah. Kelalaian tersebut, menurutnya, menunjukkan lemahnya literasi kebijakan dan kepemimpinan yang semestinya tidak terjadi pada pejabat pendidikan.

“Jika kepala sekolah saja mudah terjebak janji seperti itu, berarti ada yang perlu dibenahi. Kepemimpinan mereka harus ditinjau ulang. Begitu juga dengan K3S, jangan sampai wadah itu justru menjadi celah munculnya kasus serupa,” ujarnya.

Baca Juga  Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Bambang juga menyarankan agar Pemkab Lampung Barat memperkuat sistem informasi internal, meningkatkan pelatihan regulasi bagi kepala sekolah, serta membuat SOP komunikasi resmi terkait program pusat agar tidak mudah dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab.

Ia berharap dengan pengawasan dan evaluasi yang tegas, dunia pendidikan Lampung Barat dapat kembali pulih dan dipercaya publik. “Ini waktunya pembenahan serius. Pendidikan tidak boleh dikelola dengan lengah. Integritas pemimpin sekolah adalah garda terdepan,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB