Produksi Beras Melonjak, Indonesia Bersiap Hadapi Tantangan di Semester II

Ilwadi Perkasa

Senin, 30 Juni 2025 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan jajaran Forkopimda mengikuti panen raya padi serentak di 14 Provinsi secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto yang dipusatkan di Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025).

Gubernur Mirza mengikuti acara tersebut secara virtual dengan mendengarkan arahan dan berdialog dengan Presiden Prabowo di Lokasi Panen Raya, Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan jajaran Forkopimda mengikuti panen raya padi serentak di 14 Provinsi secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto yang dipusatkan di Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025). Gubernur Mirza mengikuti acara tersebut secara virtual dengan mendengarkan arahan dan berdialog dengan Presiden Prabowo di Lokasi Panen Raya, Kelurahan Adipuro, Kecamatan Trimurjo, Lampung Tengah.

Kondisi perberasan nasional selama semester pertama 2025 ini menunjukkan progres yang impresif. Produksi beras Indonesia meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu, dan FAO bahkan mengakui Indonesia sebagai salah satu negara produsen beras tertinggi di dunia.

Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi mengungkapkan bahwa produksi beras Indonesia bertumbuh luar biasa, dengan Indonesia berada di urutan ke-4 sebagai produsen beras terbesar di dunia. Ini merupakan bukti kerja keras segenap stakeholder perberasan dengan Kementerian Pertanian sebagai lead sector di hulu.

Baca Juga  Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan

Arief juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh penggilingan padi se-Indonesia yang telah membantu pemerintah membuat stok beras Bulog menjadi 4,2 juta ton. Penyerapan dalam negeri juga meningkat, dengan 2,6 juta ton setara beras. Kolaborasi ini merupakan kunci keberhasilan dalam meningkatkan produksi beras nasional.

Tantangan di Semester Kedua

Namun, tantangan perberasan nasional akan semakin meningkat di semester kedua ini. Panen raya telah usai di Maret dan April lalu, dan estimasi produksi beras bulanan kemungkinan akan mulai melandai. Pemerintah telah menyiapkan strategi intervensi perberasan ke masyarakat secara masif, termasuk bantuan pangan beras kepada 18.277.083 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras ke pasaran.

Baca Juga  Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah juga telah menyiapkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang sangat mumpuni untuk menghadapi tantangan di semester kedua. Dengan demikian, pemerintah dapat memastikan ketersediaan beras yang stabil dan harga yang terkendali.

Pencapaian produksi beras nasional yang impresif ini merupakan bukti keberhasilan kerja sama antara pemerintah, stakeholder perberasan, dan petani. Dengan strategi intervensi yang tepat dan mitigasi yang efektif, pemerintah dapat memastikan ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)

Baca Juga  Di Bawah Larangan Kembang Api, Dini Menjajakan Harapan di Ujung Tahun

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Di Bawah Larangan Kembang Api, Dini Menjajakan Harapan di Ujung Tahun
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: “Cemomot” dari APBD ke BUMD, Jejak Korupsi Terbuka
Ekonomi Tumbuh, Upah Tertahan: Lampung Kalah Berani dari Sumatera Lain

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:43 WIB

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Senin, 2 Februari 2026 - 20:02 WIB

Forkopimda Tubaba Ikuti Rakornas 2026 di Bogor

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:11 WIB

Kecamatan Tumijajar Gelar Musrenbang, Serap Aspirasi Warga untuk Pembangunan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:56 WIB

Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:48 WIB

DPC PDIP Tubaba Gelar Musancab, Target 10 Kursi Pemilu 2029

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:11 WIB

Joko Kuncoro Resmi Pimpin NasDem Tubaba Periode 2025-2029

Rabu, 21 Januari 2026 - 19:05 WIB

Kejari Tubaba Imbau Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat

Selasa, 20 Januari 2026 - 12:16 WIB

Pastikan Layanan Merata, Wabup Tubaba Tinjau Pengobatan Gratis Tubaba Q Sehat

Berita Terbaru

Lampung

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Minggu, 22 Feb 2026 - 22:34 WIB

Petugas menunjukkan barang bukti senjata api dalam rilis kasus perampokan Rp800 juta di Mapolres Tubaba, Jumat (20/2/2026). Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polisi Ungkap Dua Pelaku Perampokan di Tiyuh Daya Asri Masih Diburu

Sabtu, 21 Feb 2026 - 07:43 WIB