Pjs Gubernur: Politik Uang Merendahkan Martabat

Redaksi

Minggu, 18 Februari 2018 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pjs Gubernur menghadiri Deklarasi Pemilu Damai dan Santun bersama Paslon peserta Pilgub.

Pjs Gubernur menghadiri Deklarasi Pemilu Damai dan Santun bersama Paslon peserta Pilgub.

Bandarlampung (Netizenku): Pejabat sementara Pjs.Gubernur Lampung, Didik Suprayitno, mengajak semua pihak untuk melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 dengan sikap sopan dan santun, serta menjaga suasana kondusif, terutama pada masa kampanye dari tanggal 15 Febuari hingga 23 Juni mendatang.

Hal tersebut disampaikannya saat Deklarasi Kampanye Damai menuju Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung 2018, di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR), Wayhalim, Minggu (18/2). Selain itu, Didik juga menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri terkait faktor yang sulit untuk dihindari dalam Pilkada.

\”Politik uang sangat merendahkan martabat. Saat ini masih banyak masyarakat yang kesadaran politiknya masih rendah, ini yang harus dihindari. Untuk itu kita semua harus selalu menjaga konduktifitas politik dan kamtibmas pemilukada,\” ujar Didik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, Nanang Trenggono, mengajak seluruh pasangan calon untuk meninggalkan praktek negatif dan menjunjung tinggi nilai Pancasila dan UUD 1945. Ia berharap pilgub 2018 berjalan dengan langsung bebas dan rahasia (Luber) dan jujur dan adil (Jurdil). \”Pilkada 2018 harus berkualitas. Buang jauh-jauh praktek negatif dalam politik. Mari kita junjung tinggi nilai Pancasila,\” ujarnya.

Senada, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah mengatakan, Pilkada Lampung harus damai dan berintegritas. Menurutnya ada 3 poin yang harus dimiliki dalam pelaksanakan Pilkada, yaitu menjadikan pilkada yang benar-benar damai dan berintegritas. Kemudian, birokrasi harus netral karena potensi politisasi birokrasi luar biasa. Dan ketiga, penyelenggara pemilu baik KPU dan Bawaslu serta jajarannya harus netral. Serta didukung peserta pemilu yang harus tertib dengan aturan main. \”Tidak boleh menggunakan berita hoax dan isu SARA,\” ujarnya.

Deklarasi damai ini dihadiri Calon Gubernur Nomor 1 Muhammad Ridho Ficardo, Pasangan Calon Nomor 2 Herman HN – Sutono, dan Pasangan Calon Nomor 3 Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim. Sedangkan pasangan calon nomor urut 4 dihadiri Ahmad Jajuli. (Aby)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:29 WIB

HUT Bandar Lampung ke-344, Budiman As Minta Drainase dan Wisata Jadi Prioritas

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Berita Terbaru