Pj Bupati Tubaba Minta Stakeholder Sukseskan Program KLA

Redaksi

Kamis, 16 Maret 2023 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Penjabat Bupati (Pj) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), DR Zaidirina SE, MSi, meminta stakeholder terkait dan Forkopimda setempat dapat menyukseskan program kabupaten setempat menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan terget kategori Nindya.

Hal itu disampaikan dalam sambutannya saat disampaikan Staf Ahli Bupati Reni Dewi Rafia, pada kegiatan rapat gugus tugas di Ruang Rapat Wakil Bupati, Kantor Bupati Tubaba, Panaragan, Kamis (16/3).

“Tahun 2022 Kabupaten Tubaba mendapatkan kategori Pratama, dan tahun ini kita targetkan kabupaten ini menjadi kabupaten layak anak dengan kategori Nindya. Sebab, dari skor yang kita input data secara online sudah mencapai angka 700an dari skor seluruhnya sejumlah 1000,” kata dia.

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menyukseskan upaya tersebut, lanjut dia, semua stakeholder dan Forkopimda di Tubaba dapat menyamakan persepsi dan langkah sehingga kebijakan dan program disusun dengan benar-benar saling sinergi, saling mengisi, saling koordinasi, sehingga tidak ada program yang saling tumpang tindih.

“Saya yakin kita semua sepakat bahwa sumber daya manusia unggul di masa depan seperti yang kita harapkan harus dipersiapkan secara khusus melalui sebuah strategi dan sistem yang mampu mendukung terpenuhinya hak-hak anak sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal serta terlindungi dari berbagai bidang kekerasan dan diskriminasi,” ucapnya.

Dia mengingatkan, untuk lebih menguatkan implementasi target Kabupaten Layak Anak tersebut, saat ini pihak-pihak terkait perlu melakukan evaluasi secara mendalam untuk menjawab dinamika yang terjadi khususnya pada indikator-indikator penilaian KLA yang dikelompokkan dalam 5 indikator yaitu 1. Sipil dan kebebasan 2. Keluarga dan pengasuhan alternatif 3. Kesehatan dasar dan kesejahteraan 4. Pendidikan pemanfaatan waktu luang dan kegiatan seni budaya serta 5. Perlindungan khusus.

Baca Juga  SINITA Tubaba Dimatangkan, 50 Pasangan Jadi Sasaran Tahap Awal

“Saya berharap indikator tersebut tidak berhenti menjadi sederet checklist evaluasi KLA, tetapi dapat menjadi acuan bagi kita semua dalam memenuhi kebutuhan integrasi holistik dan berkelanjutan. Yang terpenting dari proses itu yakni koordinasi diantara stakeholder dalam rangka pemenuhan hak hak anak yang dilakukan secara bersinambungan,” mintanya.

Sementara di tempat yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tubaba Munyati, S.Pd.MM mengajak semua pihak terkait dalam upaya menjadi Kabupaten Tubaba menjadi Kabupaten Layak Anak dapat saling bahu-membahu bergandeng tangan menyukseskan penilaian KLA oleh Pemerintah Pusat ini.

Baca Juga  Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun

“Penilaian ini dilakukan setiap tahun, dan tahun 2022 kita mendapatkan kategori Pratama. Tahun lalu, pada penilaian mandiri skor kita mendapatkan nilai mencapai 800 sementara setelah verifikasi lapangan oleh tim pusat kita mendapat nilai hanya 563,6 dan ini diharapkan tidak terjadi lagi di tahun 2023. Sehingga membutuhkan koordinasi, saling sinergi, bahu membahu bergandeng tangan sukseskan terget penilaian ini di tahun ini,” ucapnya. (Arie/Leni)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB