Pilkada Pandemik, Pengawasan Partisipatif Masyarakat Berbasis IT

Redaksi

Selasa, 22 September 2020 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah didampingi Anggota Bawaslu dan Kepala Sekretariat Bawaslu Bandarlampung membuka kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pada Pilwakot Bandarlampung Tahun 2020 di Hotel Emersia, Selasa (22/9). Foto: Netizenku.com

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah didampingi Anggota Bawaslu dan Kepala Sekretariat Bawaslu Bandarlampung membuka kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pada Pilwakot Bandarlampung Tahun 2020 di Hotel Emersia, Selasa (22/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bandarlampung mengadakan kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwakot) Bandarlampung Tahun 2020 di Hotel Emersia, Selasa (22/9).

Bawaslu mengundang sejumlah organisasi kepemudaan, kader sekolah pengawasan pemilu, dan pimpinan media, baik cetak maupun elektronik dengan menghadirkan mantan Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Nazarudin Togakratu.

Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah saat membuka kegiatan mengatakan pelibatan masyarakat dalam pengawasan partisipatif bertujuan untuk menciptakan demokrasi, agar peralihan kepemimpinan dapat berjalan secara baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengawasan partisipatif masyarakat pada setiap tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) di masa pandemi Covid-19 dapat memanfaatkan informasi teknologi (IT).

\”Rata-rata pengawasan partisipatif berbasis informasi teknologi karena mereka menyampaikan kepada kita melalui pesan WhatsApp atau telepon. Ini juga merupakan salah satu bagian informasi bagi kita dalam melihat yang terjadi di lapangan,\” kata Candrawansah.

Bawaslu berharap dapat menggugah kesadaran masyarakat dalam pengawasan partisipatif karena keterbatasan personel pengawas di lapangan.

Masyarakat bisa menyampaikan pengaduan langsung ke Bawaslu Bandarlampung atau pengawas terdekat di tingkat kecamatan dan kelurahan.

\”Personel kita terbatas maka kita gugah masyarakat untuk memberikan informasi dalam bentuk IT menjadi hal yang sangat urgent atau kita butuhkan dari masyarakat,\” ujar dia.

\”Kaum muda atau kaum milenial terlibat di dalam menginformasikan atau melaporkan di setiap tahapan kepada pengawas pemilu di semua daerah Bandarlampung, 20 kecamatan dan 126 kelurahan,\” lanjutnya.

Memasuki tahapan kampanye dan pungut hitung suara, Bawaslu meminta masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan melaporkan kepada pengawas pemilu apabila menemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan.

\”Tahapan pungut hitung suara juga tidak kalah pentingnya, setelah pungut hitung, masyaraat bisa memviralkan form C1 Plano dengan memfoto dan menyebarkan di media sosial,\” katanya.

Hal ini merupakan salah satu bentuk pengawasan partisipatif masyarakat karena apabila ada orang yang ingin \’memainkan\’ atau mengubah data C1 Plano akan mengalami kesulitan, karena C1 Planonya sudah tersebar di media sosial dan masyarakat secara luas sudah mengetahuinya.

\”Inilah yang kami gugah di setiap pertemuan kami mengimbau kepada masyarakat untuk terlibat di semua tahapan agar secara substansi proses demokrasi yang ada di Bandarlampung sesuai dengan yang kita inginkan. Satu suara sangat menentukan Wali Kota Bandarlampung memimpin lima tahun yang akan datang,\” tutup Candrawansah.

Terpisah, Dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Lampung, Dr Yusdianto SH MH, mengatakan pelaksanaan pilkada di tengah pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi pengawas pemilu.

Dia menilai, baik KPU maupun Bawaslu, harus mentransformasikan banyak hal di setiap tahapan pilkada seperti kampanye dengan mengadopsi teknologi.

\”Poin utama pilkada di tengah pandemik itu kan transformasi semua hal, karena ini pilkada pandemik bukan pilkada normal,\” kata Yusdianto.

Pemanfaatan teknologi di setiap tahapan pilkada akan mampu mengubah asumsi masyarakat yang mengatakan bahwa pilkada menciptakan klaster baru Covid-19.

\”Makanya sebetulnya kita berharap, KPU yang harus mentransformasikan semua hal, terkait dengan tahapan sampai terakhir. Apa saja yang ditransformasikan itu, digitalisasi kampanye, semua peraturan harus dilonggarkan,\” ujarnya.

Yusdianto menekankan pentingnya sebuah aktifitas tahapan pilkada yang memprioritaskan hak kesehatan, hak keselamatan, dan hak kehormatan penyelenggara serta masyarakat.

\”Maka saya kira transformasi itu penting, ada komitmen dalam hal inovasi. Transformasi itu harus segera dilakukan dan melibatkan semua pihak, itu yang paling penting,\” pungkas dia. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Mahasiswa Malahayati Sosialisasikan Insinerator Minim Asap di Metro Timur

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Fraksi PKB Soroti Struktur APBD, Dorong Anggaran Lebih Berpihak ke Masyarakat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:20 WIB

DPRD Lampung Tegaskan Optimalisasi PAD Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:17 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Rencana Peluncuran Satelit Lampung-1, Dinilai Jadi Terobosan Visioner

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Mukhlis Basri Dukung Trans Sumatra Railways, Nilai Perkuat Konektivitas dan Dongkrak Ekonomi Lampung

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Berita Terbaru

Bupati dan Wakil Bupati Tubaba, Novriwan Jaya - Nadirsyah

Tulang Bawang Barat

Tubaba Jadi Contoh Daerah Lain Berkat Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:11 WIB

Tulang Bawang Barat

Sekda Tubaba Dorong Penguatan Pencegahan Korupsi Lewat Implementasi MCSP 2026

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:43 WIB

Tulang Bawang Barat

Bupati Tubaba: Kolaborasi Jadi Kunci Hadapi Tantangan Fiskal Daerah

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:54 WIB