Pilgub, Perang Sengit Tim Sukses

Redaksi

Minggu, 11 Februari 2018 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi (Netizenku/std)

Foto ilustrasi (Netizenku/std)

Belum lagi KPU meniup peluit tanda kampanye pilgub dimulai, suhu politik Lampung sudah menghangat.

Penyebabnya tiada lain karena semua kandidat dan gerbong pendukungnya dipastikan sudah bergerak. Ada gerakan yang diekspos pol-polan. Tapi lebih banyak gerilya di bawah permukaan yang maunya dibuat senyap, namun tetap juga terendus publik.

Lantas siapa yang membuat skenario gerakan semacam itu. Para kandidat itu sendirikah? Ups, belum tentu. Karena tidak sedikit para kandidat yang \’ilmunya\’ tidak sampai untuk berpikir keras mengurusi strategi taktis pemenangan. Tak jarang benak para kandidat itu sudah terlalu fokus memikirkan cara paling pas buat tebar pesona. Selebihnya, segala urusan ditangani tim sukses.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saking strategisnya peran yang diemban, ada yang berpendapat -diluar urusan takdir- nasib kandidat ada di tangan para arsitek pemenangan. Sebab lewat ramuan strategi dan racikan manuver yang piawai, tidak jarang tim sukses mampu mencitrakan seekor cacing tanah menjadi bak naga penuh wibawa. Sebaliknya, kalau tim sukses salah urus, alih-alih reputasi dibikin moncer, yang ada nasib kandidat malah bisa nyungsep, mirip bendera yang gagal dikerek ke tiang tinggi.

Baca Juga  Pilkati Serentak Tubaba 2026, Para Bakal Calon Jalani Verifikasi Administrasi

Kalau urusan kandidat dari A sampai Z ditangani sepenuhnya oleh tim sukses, dan bila strategi yang diterapkan terbukti jitu, hingga mampu mengantarkan kandidat ke kursi Gubernur Lampung, lantas apa peran kandidat dalam kemenangan itu selain tak ubahnya \’barang dagangan\’ semata?

Tidak juga. Kandidat kiranya tetap punya peran besar. Bahkan sangat menentukan. Peran penentu itu terlihat dari cara si kandidat dalam menyusun komposisi tim sukses. Setidaknya dibutuhkan kepekaan sekaligus kejelian di sini.

Jelas semua itu bukan perkara mudah. Karena orang-orang yang akan direkrut untuk memperkuat skuat pemenangan belum tentu awalnya berada dalam satu saf dengan kandidat. Dibutuhkan tangan dingin dalam melakukan pendekatan dan merasionalisasikan konsep yang dikehendaki. Kandidat serupa ini paham banget dengan petuah, \”Siapa yang tidak memberikan pekerjaan pada ahlinya, siap-siap saja menerima kehancuran!\” Tidak sembarang orang yang bisa meyakini dan berkenan menjalani pesan itu. Dibutuhkan kedalaman pemahaman dan kedewasaan pemikiran. Sampai di sini saja sudah tampak kualitas calon pemimpin tersebut.

Baca Juga  Dukung Tubaba Cerdas, Disperpusip Gelar Layanan Keliling ke Sekolah dan Pesantren

\"\"

Namun bukan tidak ada pula kandidat yang tidak mau ambil pusing sama perihal serupa itu. Dalam pandangannya untuk menyusun tim pemenangan cukup  dilakukan pendekatan mirip saat sedang mencari teman ngobrol, dimana lawan bicara harus bersedia selalu mengangguk sambil berucap \’Yes, bos\’.

Team work model begini, kalau pun kemudian dikatakan menghasilkan formulasi pemenangan, konsepsinya hampir bisa dipastikan pepesan kosong belaka. Ujung-ujungnya tim sukses tampak sibuk dengan berbagai agenda, namun tak paham mengukur tingkat keberhasilan dari gaweannya sendiri.

Baca Juga  Sekda Tubaba Tekankan Optimalisasi dan Digitalisasi Retribusi untuk Perkuat PAD 2027

Kini para kandidat peserta Pilgub sudah membentuk tim suksesnya masing-masing. Selaku publik kita bisa menyimak sekaligus menganalisa, mana tim sukses yang piawai mengolah kekurangan dan kelebihan yang dimiliki, dan mana tim sukses yang bergerak tanpa arah.

Dengan kian dekatnya masa kampanye, bisa diibaratkan pula para kandidat pilgub seperti akan menjalani raly mobil. Si kandidat sudah kelar dengan tugas persiapannya memilih navigator (tim sukses), kini giliran sang navigator memberi arahan mau belok kiri, kanan atau menempuh jalan lurus.

Kini fase dimana masing-masing tim sukses memainkan peran. Reputasi personal tim turut dipertaruhkan di dalamnya. Bahkan bisa dibilang, Pilgub ini tiada lain ajang pertempuran sengit di antara tim sukses itu sendiri. Selamat bertanding, silakan adu jago. (Hendri Std)

Berita Terkait

Dukung Tubaba Cerdas, Disperpusip Gelar Layanan Keliling ke Sekolah dan Pesantren
Sekda Tubaba Tekankan Optimalisasi dan Digitalisasi Retribusi untuk Perkuat PAD 2027
Tubaba Memikat Desainer Dunia Naoto Fukasawa “Tubaba Bak Syurga”
Pemkab Tubaba Identifikasi Kebutuhan SMP Karya Bhakti untuk Perbaikan Fasilitas Belajar
Pilkati Serentak Tubaba 2026, Para Bakal Calon Jalani Verifikasi Administrasi
Enam Pelajar Tubaba Berangkat ke Sekolah Rakyat, Pemkab dan BAZNAS Siapkan Dukungan Pendidikan
Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar
Pemkab Lampung Selatan Tekankan Sinergi Pusat-Daerah di Hari Otda

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Egi Saksikan Ngaben Massal Balinuraga, 270 Sawa Diikuti Ribuan Pengunjung

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Puluhan Ribu Warga Padati Ngaben Massal Balinuraga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:30 WIB

Pemkab Lampung Selatan Mulai Rekonstruksi 20 Ruas Jalan Senilai Rp100 Miliar

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:40 WIB

PWI Lampung Selatan Apresiasi Podcast KPU sebagai Media Edukasi Demokrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:58 WIB

Bupati Egi dan Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Natar

Senin, 13 Juli 2026 - 13:27 WIB

TP PKK Lampung Selatan Raih Penghargaan Nasional Imunisasi Zero Dose pada HKG PKK 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:13 WIB

Lampung Selatan Pertahankan Status UHC Prioritas, Kepesertaan JKN Capai 99,91 Persen

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:15 WIB

Komisi Gabungan DPRD Lampung Selatan Sidak PT Oasis Wood Industry, Soroti Limbah, BPJS Ketenagakerjaan, dan CSR

Berita Terbaru

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meninjau lokasi perbaikan jalan. (foto: ist)

Bandarlampung

Jalan Rusak Kedamaian Mulai Dibenahi

Sabtu, 8 Agu 2026 - 14:28 WIB

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana .(foto: ist)

Bandarlampung

Eva Ingatkan OPD Tak Lambat Tanggapi Keluhan Warga

Sabtu, 8 Agu 2026 - 14:11 WIB

Lampung Selatan

Puluhan Ribu Warga Padati Ngaben Massal Balinuraga

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:23 WIB