Penggunaan Dana Desa se-Pesawaran Diduga ‘Keluar Jalur’

Redaksi

Senin, 10 Oktober 2022 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist

Foto: Ist

Pesawaran (Netizenku.com): Penggunaan dana desa (DD) se-Pesawaran Diduga tumpang tindih dan tak sesuai dengan aturan. Ketidaksesuaian tersebut diduga terjadi pada pembayaran insentif RT yang berasal dari 2 sumber anggaran, yakni APBD melalui alokasi dana desa (ADD) dan APBN melalui DD.

Berdasarkan Peraturan Bupati Pesawaran No 54 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengelolaan dan Penetepan Besaran Rincian Alokasi Dana Desa Setiap Desa di Kabupaten Pesawaran Tahun Anggaran 2022 Pasal 7 ayat 1, dijelaskan bahwa ADD diprioritaskan untuk pembayaran penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa dan perangkat desa, tunjangan BPD, operasional BPD, insentif RT, BPJS Ketenagakerjaan dan operasional pemerintah desa.

Sedangkan Peraturan Bupati Pesawaran Nomor 55 Tahun 2021 tentang Pedoman Teknis Penggunaan Dana Desa Tahun 2022, tak ada pasal maupun ayat yang mengatur soal pembayaran insentif RT.

Baca Juga  Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang telah dihimpun,  realisasi tersebut terjadi pada anggaran 2021
yang semula Rp600 ribu menjadi Rp1 juta, dan berjalan hingga tahun anggaran 2022 melalui Dinas Pengembangan Masyarakat Desa (PMD) Pesawaran.

Diketahui, kenaikan insentif RT se-Pesawaran itu merupakan janji politik Dendi Ramadhona pada kampanye pencalonan Bupati Pesawaran 2020 silam. Hal itu merupakan salah satu dari 35 janji Dendi saat melangsungkan kampanye.

Menurut narasumber yang enggan disebutkan namanya, menjelaskan bahwa 144 desa di Pesawaran harus menganggarkan insentif RT sebesar Rp1 juta rupiah/bulan yang berasal dari  DD sebanyak 75 persen, dan alokasi dana desa (ADD) sebesar 25 persen untuk jumlah RT yang variatif di tiap desa.

Baca Juga  Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Menurutnya, kebijakan tersebut mengakibatkan tak terbayarnya penghasilan tetap dan tunjangan kepala desa, perangkat desa dan badan permusyawaratan desa (BPD) pada November dan Desember 2021, kemudian dibayarkan menggunakan anggaran 2022.

“Kemungkinan besar untuk November dan Desember 2022 bakal senasib seperti tahun sebelumnya. Sebab berdasarkan perhitungan kami anggaran sudah habis,” jelas dia.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pengembangan Masyarakat Desa (PMD) Pesawaran, Zuriadi, membenarkan bahwa insentif RT se-Pesawaran dibayarkan melalui 2 sumber anggaran, yakni ADD sebesar 25 persen dan DD sebesar 75 persen.

Menurutnya, DD boleh dipakai untuk membayar insentif RT lantaran ADD Pesawaran tak mampu mengakomodir secara menyeluruh.

“Dalam Perbup kan insentif RT diterangkan bisa berasal dari sumber lainnya, karena ADD tak mampu mengakomodir, ya pakai DD,” jelas dia saat dihubungi melalui telepon pada Senin siang (10/10).

Baca Juga  Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Sementara itu, Pengamat Kebijak Publik, Yusdianto, menyayangkan janji politik Dendi Romadhona soal insentif RT yang membebankan pada DD. Menurut dia, janji politik tersebut harusnya dianggarkan pada APBD Pesawaran melalui ADD. Sebab, lanjut dia, DD yang bersumber pada APBN telah memiliki prioritas tersendiri dan tak dapat diganggu gugat.

“Saya menyayangkan kebijakan tersebut, harusnya janji politik tersebut dianggarkan di APBD melalui ADD. Jadi DD itu prioritasnya jelas, sudah diatur sebagaimana mestinya. Saya minta yang memiliki wewenang untuk mengoreksi hal tersebut, karena bisa saja menimbulkan rentetan masalah ke depannya,” pungkasnya.(Tim)

Berita Terkait

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD
Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga
Bupati Pesawaran Tinjau Pospam Mudik
Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027
Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung
TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda
Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran
Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:03 WIB

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:18 WIB

Takbir Keliling Dilarang di Jalan Protokol, Pemkab Pesawaran Imbau Warga

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:00 WIB

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:56 WIB

TMMD ke-127 di Pesawaran Ditutup, Pangdam II/Sriwijaya Apresiasi Sinergi TNI dan Pemda

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:52 WIB

Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:57 WIB

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Senin, 2 Februari 2026 - 20:00 WIB

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

Berita Terbaru

Lampung

Ketua DPRD Lampung Tinjau Pengamanan Malam Takbiran

Sabtu, 21 Mar 2026 - 10:03 WIB

PLT Kadis PU-PR Kabupaten Pesawaran, Davit. Foto: Soheh/NK.

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Anggarkan Dana untuk Rehabilitasi Gedung DPRD

Kamis, 19 Mar 2026 - 21:03 WIB

Pringsewu

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Mar 2026 - 12:14 WIB