Wagub Jihan Lepas Purna Bakti Kadis Perkebunan Lampung

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, melepas purna bakti Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Intizam, sekaligus menyerahkan tali asih dan santunan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Abung, Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Jumat (27/2/2026).

Lampung (Netizenku.com): Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, menyampaikan apresiasi atas pengabdian Intizam yang telah mengabdi hampir 40 tahun di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menegaskan bahwa masa purna bakti bukan akhir dari kontribusi, melainkan awal pengabdian dalam ruang yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, tetapi masa peralihan dari instansi formal menuju ruang pengabdian yang lebih luas dan tanpa batas,” ujar Jihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jihan juga mengingatkan ASN yang masih aktif agar memaknai jabatan sebagai amanah sementara. Menurutnya, yang akan dikenang bukan jabatan yang pernah diemban, melainkan karya dan legasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Secara khusus, ia menyinggung salah satu terobosan Intizam melalui Program P4 yang dinilai mampu memudahkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyederhanakan birokrasi. Inovasi tersebut diharapkan menjadi amal jariyah dan inspirasi bagi perangkat daerah lainnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Lampung Rendi Reswandi melaporkan bahwa pada periode Maret 2026 terdapat 42 PNS yang memasuki masa purna bakti, terdiri atas 8 orang dari Golongan III dan 34 orang dari Golongan IV.

“Dari 42 PNS tersebut, satu orang mencapai batas usia pensiun pada pangkat puncak Pembina Utama (IV/e), yakni Bapak Drs. Intizam, dengan masa kerja 39 tahun 5 bulan sejak 1986,” ujar Rendi.

Baca Juga  Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Ia menjelaskan, setiap PNS yang memasuki purna bakti menerima tali asih sebesar Rp2.000.000 dan plakat penghargaan dari Korpri Provinsi Lampung. Selain itu, diberikan santunan kepada ahli waris anggota Korpri yang meninggal dunia.

Tercatat tujuh ASN yang meninggal dunia menerima santunan masing-masing Rp3.000.000 untuk ahli waris, serta dua santunan bagi suami atau istri ASN sebesar Rp1.000.000 per orang. Seluruh penyaluran dilakukan secara non-tunai langsung ke rekening penerima.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Tabungan Hari Tua dan Pensiun Pertama kepada Intizam dari PT Taspen (Persero) Bandar Lampung.

Dalam sambutan perpisahannya, Intizam mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan kariernya selama 39 tahun 5 bulan yang seluruhnya dijalani di Provinsi Lampung. Ia memulai pengabdian sebagai pamong praja muda setelah lulus dari APDN Tanjungkarang hingga dipercaya menjabat Kepala Dinas Perkebunan.

Baca Juga  Massa Turun ke Jalan Membawa Pesan Sederhana, Koruptor Masuk Penjara, MBG Tetap Jalan

“Birokrasi bagi saya bukan sekadar tempat bekerja, tetapi ruang pengabdian untuk belajar tentang integritas, loyalitas, dan tanggung jawab,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan dan rekan kerja apabila selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan.

Menurutnya, estafet kepemimpinan harus terus berjalan, sejalan dengan prinsip bahwa setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya.

Kegiatan pelepasan purna bakti ini merupakan bagian dari komitmen Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung dalam memperkuat solidaritas, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta menjaga semangat pengabdian dalam pelayanan publik. (*)

Berita Terkait

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman
Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terbaru

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB