Penerima Pupuk Subsidi 2022 Meningkat 50.488 Petani

Redaksi

Selasa, 11 Januari 2022 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Jumlah petani penerima pupuk bersubsidi tahun 2022 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan tersebut sebanyak 50.488 atau meningkat 6,67 persen.

Pada Tahun 2021 sebanyak 756.321 petani penerima, sedangkan tahun 2022 yakni 806.809 petani yang tersebar diseluruh kabupaten/kota se Provinsi Lampung.

Menurut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Kusnardi, mengatakan bahwa Provinsi Lampung termasuk provinsi tercepat mengeluarkan regulasi terkait alokasi pupuk subsidi melalui Surat Keputusan Gubernur Lampung, Nomor: G/721/V.21/HK/2021 tanggal 24 Desember 2021, tentang Penetapan Alokasi Pupuk Subsidi di sektor pertanian Provinsi Lampung Tahun 2022.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut menindaklanjuti Surat Menteri Pertanian Nomor 200/SR.220/M/12/2021 terkait Alokasi Pupuk Subsidi Tahun 2022.

“Provinsi Lampung juga menjadi Provinsi yang tercepat dalam menyusun rencana dasar kebutuhan kelompok (RDKK),” kata Kusnardi di Gedung Pusiban Provinsi Lampung, Selasa (11/1).

Ia juga menjelaskan, bakal ada tambahan SDM untu pelaksanaan Kartu Petani Berjaya, yakni pendampingan dari kelompok tani, nelayan andalan, karang taruna dan duta mahasiswa

“Mahasiswa tidak perlu kembali ke kota setelah selesai, mereka bisa manjadi penggerak ekonomi desa melalui KPB,” terangnya.

Sedangkan untuk penyaluran pupuk subsidi tersebut, Pemprov Lampung mengaku telah bertemu dengan distrubutor pupuk subsidi dan mereka berkomitmen menindaklanjutinya dengan koordinasi dengan seluruh pengecer.

Baca Juga  Jihan Nurlela Dorong Kesetaraan Akses Layanan bagi Penyandang Disabilitas

Provinsi Lampung mendapatkan alokasi pupuk subsidi terbesar di luar Pulau Jawa, yakni urutan ke 5 (lima) setelah Sumatera Selatan di tingkat nasional.

Dasar dalam penetapan alokasi pupuk bersubsidi yaitu alokasi pupuk bersubsidi yang tersedia, usulan kebutuhan pupuk bersubsidi (e-RDKK tahun 2022), penyerapan pupuk bersubsidi tahun sebelumnya dan luas baku lahan sawah yang dilindungi (LP2B).

“Alokasi pupuk sekarang ini hanya 34 persen di Lampung, jadi diberitahukan untuk para petani bahwa alokasi pupuk masih rendah belum 100 persen. Kedepan untuk sosialisasi program KPB juga akan dibantu oleh KTA dan mahasiswa yang sedang melakukan praktek kerja lapangan (PKL) di desa untuk membantu mensosialisasikan program KPB dalam penyaluran pupuk subsidi,” ujarnya.

Baca Juga  Lampung Perkuat Hilirisasi Kakao Pesawaran untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Diketahui, alokasi pupuk di Lampung dibagi sesuai luas lahan pertanian agar terjadi pemerataan penyaluran pupuk subsidi.

“Ke depan dengan KPB dalam penyaluran pupuk tidak lagi salah sasaran dan harus tepat sasaran, karena dengan adanya Program KPB bisa mempermudah untuk petani dalam mendapatkan pupuk subsidi dan asuransi lainnya,” pungkasnya.(Agis)

Berita Terkait

Andika Wibawa Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila untuk Jaga Persatuan
Komisi II DPRD Lampung Dorong Perluasan Akses Jagung Murah bagi Peternak
Insiden Forklift Tewaskan Pekerja, Fraksi PKB DPRD Lampung Minta Pengawasan Ditingkatkan
Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah
Lantik Komang Koheri, Mirzani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Integritas
Lampung Perkuat Infrastruktur dan Layanan untuk Perluas Pasar Ekspor
Komang Koheri Resmi Dilantik, Siapkan Agenda Pembangunan Lampung Tengah
Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:55 WIB

Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:52 WIB

Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:32 WIB

DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:59 WIB

PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

Berita Terbaru