Pemprov Terus Pertahankan Kejayaan Ternak Lampung

Redaksi

Senin, 21 Januari 2019 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Untuk mempertahankan kejayaan peternakan di Provinsi Lampung, pemprov terus menggalakkan Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab), Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS), Kampaye produk peternakan yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUS) dan Lampung Bebas Rabies 2020.

Hal itu diungkapkan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Taufik Hidayat, saat menjadi Inspektur Upacara Mingguan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung,  di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Senin (21/1).

Menurut Taufik, untuk Upsus Siwab ditargetkan 162.000 ekor sapi agar mampu mencapai kebuntingan sebesar 70 persen dari jumlah ekseptor atau sebesar 113.400 ekor. Sementara angka kelahiran ditargetkan sebanyak 90.720 ekor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Target tersebut merupakan upaya Pemprov Lampung untuk meningkatkan populasi sapi di dalam negeri dan secara khusus bagi Provinsi Lampung sebagai Lumbung Ternak Nasional.

Selain meningkatkan populasi sapi melalui Program Upsus Siwab, tahun ini Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian juga mengalokasikan kegiatan fasilitas Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS), artinya Pemerintah akan memberikan bantuan pembayaran premi asuransi usaha ternak sapi untuk pembibitan atau pembiakan. “Saat ini, dari target AUTS sebanyak 10.000 ekor telah tercapai 12.716 ekor dengan jumlah klaim sebasar 290 ekor,” ungkapnya.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau

Disamping itu, Taufik menuturkan, Pemprov Lampung juga melaksanakan kampaye produk peternakan yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUS) di empat kabupaten yakni Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur dan Tanggamus. Tahun ini, direncanakan akan dilaksanakan di Tulang Bawang, Mesuji, Tanggamus dan Pesisir Barat.

Sementara di Sektor Kesehatan Hewan, Pemprov Lampung juga melakukan vaksinasi rabies gartis selama bulan Agustus-September sebanyak 4.000 dosis se-Provinsi Lampung. “Kegiatan ini bertujuan untuk menuju Lampung Bebas Rabies 2020,” ujarnya. (Humas Prov Lampun

Pertahankan Kejayaan Peternakan, Pemprov Perkuat Program Upsus Siwab, Asuransi Ternak dan Lampung Bebas Rabies 2020

Baca Juga  Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

BANDAR LAMPUNG —- Untuk mempertahankan kejayaan peternakan di Provinsi Lampung, Pemprov terus menggalakkan Program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab), Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS), Kampaye produk peternakan yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUS) dan Lampung Bebas Rabies 2020.

Hal itu diungkapkan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung Taufik Hidayat saat menjadi Inspektur Upacara Mingguan di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Senin (21/1/2019) di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung.

Menurut Taufik, untuk Upsus Siwab ditargetkan 162.000 ekor sapi agar mampu mencapai kebuntingan sebesar 70 persen dari jumlah ekseptor atau sebesar 113.400 ekor. Sementara angka kelahiran ditargetkan sebanyak 90.720 ekor.

Target tersebut merupakan upaya Pemprov Lampung untuk meningkatkan populasi sapi di dalam negeri dan secara khusus bagi Provinsi Lampung sebagai Lumbung Ternak Nasional.

Baca Juga  APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan

Selain meningkatkan populasi sapi melalui Program Upsus Siwab, tahun ini Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian juga mengalokasikan kegiatan fasilitas Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS), artinya Pemerintah akan memberikan bantuan pembayaran premi asuransi usaha ternak sapi untuk pembibitan atau pembiakan. “Saat ini, dari target AUTS sebanyak 10.000 ekor telah tercapai 12.716 ekor dengan jumlah klaim sebasar 290 ekor,” ungkapnya.

Disamping itu, Taufik menuturkan, Pemprov Lampung juga melaksanakan kampaye produk peternakan yang Aman Sehat Utuh dan Halal (ASUS) di empat kabupaten yakni Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur dan Tanggamus. Tahun ini, direncanakan akan dilaksanakan di Tulang Bawang, Mesuji, Tanggamus dan Pesisir Barat.

Sementara di Sektor Kesehatan Hewan, Pemprov Lampung juga melakukan vaksinasi rabies gartis selama bulan Agustus-September sebanyak 4.000 dosis se-Provinsi Lampung. “Kegiatan ini bertujuan untuk menuju Lampung Bebas Rabies 2020,” ujarnya. (Habib)

 

Berita Terkait

Antisipasi Banjir, Satgas Gabungan Bersihkan dan Keruk Sungai Way Awi-Way Balau
Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:33 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Langkah Mirza Majukan Sektor Pertanian Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Gubernur Lampung Lantik M. Galang Putra Rahman sebagai Wakil Bupati Way Kanan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:23 WIB

PWI Lampung Tekuk PKS FC 9-4 dalam Laga Persahabatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:37 WIB

BPN Verifikasi Ulang Lahan Way Dadi, Pemprov Lampung Siapkan Skema Penyelesaian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Jihan Nurlela Dorong UMKM Lampung Tembus Pasar Ekspor Lewat Penguatan Ekosistem Usaha

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Pemprov Lampung Bidik Mulang Maya Jadi Agenda Wisata Provinsi 2027

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Mukhlis Basri Minta Mahasiswa Tetap Kritis Mengawal Demokrasi

Berita Terbaru