Pemprov Targetkan Tidak Ada Wilayah BSA

Redaksi

Jumat, 17 Februari 2023 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Provinsi Lampung mentargetkan pada 2023 semua balai desa dan BUMdes di daerahnya tidak ada yang masuk dalam kategori blank spot area (BSA) dalam memudahkan warga mendapatkan berbagai informasi secara daring.

“Blank spot untuk desa memang masih ada di daerah yang kondisi geografisnya hutan dan pegunungan ini cukup sulit untuk mendapatkan koneksi internet biasanya,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung Zaidirina, di Bandarlampung, Selasa (7/2).

Ia mengatakan untuk mempermudah pelayanan masyarakat desa berbasis digital, maka ditargetkan pada 2023 ini semua balai desa dan BUMdes tidak ada yang blank spot.

Baca Juga  DPRD Lampung Tekankan Ketahanan Keluarga sebagai Benteng Utama Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“2023 ini target tidak ada balai desa dan BUMdes yang blank spot. Sebab dua tempat ini kunci dari pelayanan desa berbasis digital jadi sebaiknya lokasinya berdekatan agar bisa mendapatkan akses internet,” katanya.

Dia menjelaskan pada 2022 tercatat jumlah balai desa dan BUMdes yang masih menjadi area blank spot ada di 38 lokasi.

“Yang blank spot tahun lalu untuk balai desa dan BUMdes ada di 38 desa dari total 2.446 lokasi, tapi 2023 ini diharapkan tidak ada lagi yang tidak mendapatkan sinyal internet agar pelayanan masyarakat desa berbasis digital tidak terhambat,” ucapnya.

Baca Juga  SMAN 12 Bandar Lampung Loloskan 244 Siswa ke PTN dan Kampus Australia

Ia melanjutkan untuk menyelesaikan permasalahan blank spot di beberapa desa tersebut. Pihaknya akan bekerjasama dengan provider dan pihak terkait untuk membangun infrastruktur telekomunikasi ataupun fasilitas penguat sinyal telekomunikasi.

“Saat ini sedang diupayakan untuk yang sinyal kurang kuat bahkan tidak ada, akan bekerjasama dengan provider untuk mengatasi blank spot dengan membuat penguat sinyal atau base transceiver station (BTS). Sekarang dalam tahap penjajakan dengan pihak terkait untuk mencari solusi mengatasi ini,” tambahnya.

Menurut dia dengan teratasinya semua daerah blank spot maka akan mempermudah penerapan program Smart Village yang mencakup pelaksanaan E-Samdes bagi pemungutan pajak, E-Penting untuk pengentasan stunting, dan E-Voting pemilihan kepala desa.

Baca Juga  DPRD Lampung Dorong Investasi Bioetanol Berujung pada Kesejahteraan Petani

“Di Lampung jumlah Smart Village sudah 72 persen atau sebanyak 1.763 desa sudah menggunakan layanan digital dalam pelayan publik serta pengelolaan pemerintahan desa. Dan ini kuncinya adalah kemudahan mendapatkan akses telekomunikasi dan tidak ada lagi daerah yang blank spot,” ujar dia.

Zaidirina mengatakan dengan adanya digitalisasi desa yang terintegrasi dalam setiap program diharapkan akan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan masyarakat desa.

“Harapannya bisa membantu kesejahteraan dan mempermudah masyarakat desa,” tutupnya. (Dea)

Berita Terkait

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa
Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026
Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global
Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0
Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam
DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lampung 2025
Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027
Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Sahdana Desak Audit Menyeluruh Bank Syariah Way Kanan, Minta Dirut hingga Jajaran Diperiksa

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:27 WIB

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:23 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:21 WIB

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:18 WIB

Wulan Mirza Lantik Pengurus PMI Lampung Selatan 2026-2031, Tekankan Respons Bencana Maksimal Enam Jam

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:12 WIB

Pemprov Lampung Ajukan Perubahan KUA-PPAS 2026 dan Rancangan APBD 2027

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:10 WIB

Gubernur Lampung Dukung Lampung Financial Festival 2026

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:16 WIB

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Berita Terbaru

Lampung

Wagub Lampung Buka KPDK Pramuka Lampung 2026

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:27 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Vokasi untuk Kerja Global

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:23 WIB

Lampung

Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:21 WIB